PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERMUATAN EMOTION QUOTIENT PADA POKOK BAHASAN HIMPUNAN

Nurma Izzati(1*), ismu fatikhah(2),


(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Salah satu sebab kurang menariknya bahan ajar matematika untuk siswa SMP/MTs adalah faktor kerumitan bahan ajar yang digunakan. Oleh karena itu, bahan ajar perlu bentuk sajian yang ringan dan menarik. Upaya meningkatkan ketertarikan siswa tersebut, maka dibutuhkan sebuah inovasi dalam pengembangan bahan ajar. Salah satunya adalah dengan membuat bahan ajar dalam bentuk modul pembelajaran matematika yang bermuatan emotional quotient.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul dalam bentuk modul pembelajaran matematika bermuatan emotional quotient pada pokok bahasan himpunan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Adapun desain penelitian ini adalah penyederhanaan langkah-langkah Sugiyono dan langkah-langkah Metode ADDIE dengan cara menggabungkan keduanya, yaitu analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, evaluasi, dan kesimpulan.

Aspek-aspek penilaian didapatkan dari studi pendahuluan yang dibagi menjadi dua hal, yaitu kelayakan produk dan respon siswa. Pada tingkat kelayakan produk meliputi aspek isi, sistematika, bahasa, kegrafikan, muatan pendukung, dan muatan emotional quotient. Sedangkan respon siswa meliputi aspek perhatian, ketertarikan, keyakinan, dan kepuasan.

Hasil uji kelayakan berdasarkan aspek-aspek modul tersebut diperoleh angka dengan rata-rata sebesar 82 atau 91% dalam kriteria sangat layak. Sedangkan untuk uji keefektifan diperoleh dari evaluasi berupa tes, dengan pencapaian keberhasilan secara klasikal sebesar 88% dan angket respon siswa diperoleh angka sebesar 75,9% dari 42 siswadalam kriteria baik. Kesimpulan menunjukkan bahwa kualitas modul pembelajaran matematika bermuatan emotional quotientini layak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan dari hasil pembahasan, disarankan bahwa modul pembelajaran matemtaika bermuatan emotional quotient hendaknya dapat dikembangkan lagi pada pokok bahasan matematika yang lain dan juga untuk mata pelajaran yang lain.

 

Kata kunci: Modul Pembelajaran, Matematika, Emotional Quotient

Full Text:

PDF

References


Anggraeni, Firda Nandiyak Dwi.

Penggunaan Bahan Ajar

Berbasis Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Tematik Peserta Didik pada Materi Aljabar. Skripsi: Tidak

diterbitkan. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah

Baharuddin. 2012. Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Multimedia Interaktif Pada Mata Diklat Memasang Instalasi Penerangan Listrik.

Jurnal Teknologi Pendidikan. Vol. 2 No.1

Bungin,M.Burhan. 2006. Metodologi Penelitian Kuantitatif : Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-

ilmu Sosial lainnya. Edisi pertama. Cetakan kedua. Jakarta: Kencana Prenada Group

Daryanto. 2013. Menyusun Modul: Bahan Ajar Untuk Persiapan

Guru Dalam Mengajar. Yogyakarta: Gava Media

Efendi, Agus. 2005. Revolusi Kecerdasan Abad 21. Bandung: Alfabeta

Fauzi, Ahmad. 2014. Manajemen Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish

Fokusindo Mandiri. 2012. Undang- undang SISDIKNAS (Sistem

Pendidikan Nasional) Edisi

Terbaru 2012. Bandung

Kurbaita dkk. 2013. Pengembangan Buku Ajar Matematika Tematik Integratif Materi

Pengukuran Berat Benda untuk Kelas I SD. Jurnal Kreano. Vol. 4 No. 1

Latifatunnisak. 2013.

Pengembangan Emotional quotient Dalam Pembelajaran

Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri Godean. Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga

Maisaroh dan Rostrieningsih. 2010.

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Active Learning Tipe Quiz Team pada Mata Pelajaran Keterampilan Dasar Komunikasi di SMK Negeri 1

Bogor. Jurnal Ekonomi dan

Pendidikan. Vol. 8 No. 2

Prastowo, Andi. 2013. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press

Purwanto dkk. 2007. Pengembangan

Modul. Jakarta: Pendidikan

PUSTEKKOM Depdiknas

Saptoto, Ridwan. 2010. Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Kemampuan Coping Adaptif.

Jurnal Psikologi. Vol. 37 No. 1

Sobur, Alex. 2003. Psikologi Umum: Dalam Lintasan Sejarah. Bandung: Pustaka Setia

Sugiyono. 2009. Statistik Untuk

Penelitian. Bandung: Alfabet

Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sumiati dan Asra. 2011. Metode

Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima

Supatmono, Catur. 2009.

Matematika Asyik. Jakarta: Grasindo

Zahria, Siti. 2011. Efektifitas Pengelolaan Pembelajaran dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di SMA Islamiyah Sawangan Depok.

Skripsi. Tidak diterbitkan. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah




DOI: 10.24235/eduma.v4i2.29

Article Metrics

Abstract view : 1023 times
PDF - 824 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching

toto

slot

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787 href="https://www.happycyclist.org/">SUNDA787 Online SITUS SUNDA787SUNDA787 DaftarSUNDA787 ViralSUNDA787 MaxwinSUNDA787 LoginSUNDA787 Slotslot spadegamingslot onlineslot resmislot hari inislot gacorgacor7selotgacorsitus slotsitus slot gacorslot maxwinslot jackpot maxwin x1000jackpot maxwin x1000judi gameslot shopeepayslot bri onlineslot jackpotslot x500 maxwinslot online terlengkap

slot gacor

slot88

slot online

agen sbobet terpercaya

agen sbobet terpercaya

Login Alternatif 3DSbobet

slot terpercaya

slot gacor hari ini

link slot thailand

slot gacor

slot gacor

situs slot gacor

slot online

maxslot88

slot

demo slot

binus4d

slot88

slot demo

slot gacor

slot gacor

sendok88

toto slot

slot

idnslot

kadang pemahaman baru muncul setelah mahjong ways dijalani pelan mahjong ways sering terlihat berbeda ketika fokus berubah bukan soal cepat atau lambat mahjong ways mengajak membaca alur di tengah permainan yang mengalir mahjong ways menyimpan makna mahjong ways akhirnya dipahami sebagai proses yang berlapis persepsi sering berubah setelah mahjong wins dilihat lebih dalam mahjong wins kadang dipahami dari cara berpikir bukan hasil ada alur tenang yang terbentuk saat mahjong wins dibiarkan mengalir mahjong wins muncul dalam bentuk pengalaman bukan kejutan dari sudut yang jarang diperhatikan mahjong wins terasa nyata ada banyak cara memaknai rtp tergantung sudut pandang pengamat dalam pengamatan jangka panjang rtp memiliki cerita sendiri di balik angka rtp terkadang tersimpan pola pemahaman melihat rtp sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar rtp bukan sekadar rujukan namun bagian dari proses berpikir rtp kerap muncul dalam diskusi saat pengalaman mulai dibandingkan rtp menjadi menarik saat dibaca tanpa ekspektasi berlebihan rtp sering dipahami berbeda ketika konteksnya ikut diperhatikan rtp terasa berbeda ketika dilihat dalam alur yang utuh rtp tidak selalu berbicara angka kadang soal pola pikir

slot gacor hari ini

Petugas Administrasi Rumah Sakit Pekanbaru Temukan Celah Cuan Lewat Game Big Bass Bonanza

Yuantoto

LGO234

Slot Gacor

<a style="visibility: hid