PERBANDINGAN PEMAHAMAN SISWA ANTARA YANG MENGGUNAKAN SOFTWARE GEOGEBRA DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN SOFTWARE GEOGEBRA PADA POKOK BAHASAN SPLDV (Studi Eksperimen di Kelas VII MTs Negeri Cirebon 1 Kota Cirebon)

mohamamad_ irfadi(1), darwan darwan(2*),


(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Dalam proses pembelajaran diperlukan adanya suatu media yang dapat membantu dalam menyampaikan informasi  dan  juga  mampu  untuk  memberikan  stimulan  pada  peserta  didik  hingga  mereka  dapat  mengikuti pembelajaran dengan seksama. Media Pembelajaran adalah segala wahana atau alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang pembelajar untuk belajar. Penelitian ini terdiri dari dua variable yaitu variable bebas (X) penggunaan software GeoGebra, dan untuk variable terikatnya (Y) adalah pemahaman siswa.

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pemahaman siswa antara kelas yang  menggunakan software  GeoGebra  dengan  kelas  yang  tidak  menggunakan software  Geogebra.  Serta  untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan software Geogebra.Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode eksperimen dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dan tes. Sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sisiwa kelas VII MTs Negeri Cirebon 1 Kota Cirebon. Untuk teknik pengambilan samplenya dilakukan dengan teknik random. Didapat kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol.

Setelah data diperoleh data kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, untuk uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dengan chi-kuadrat dan juga dengan bantuan SPSS. Dan uji analisi data dengan menggunakan analisis uji non-parametrik dikarenakan data tersebut tidak berdistribusi dengan normal. Dari hasil penelitian didapat bahwa penggunaan software GeoGebra ini dapat meningkatkan pemahaman siswa. Terbukti dari hasil rata-rata hitung antara kelas ekperimen dan kelas kontrol, rata-rata kelas eksperimen yaitu 51.4773. Lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 40.2841.Sedangkan dari nilai uji Mann-Whitney U, dapat dilihat pada output “Test Statisticb†nilai test statistik Asymp sig.(2-tailed) adalah 0,03 < 0,05. Karena itu hasil ujinya signifikan secara statistik, dengan demikian Hipotesis null (H0) ditolak, dimana terdapat perbedaan distribusi skor antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.

Sesuai dengan hipotesis statistik jika Hipotesis null (H0) ditolak maka terdapat perbandingan pemahaman siswa antara yang menggunakan software GeoGebra dengan yang tidak menggunakan software GeoGebra, dilihat dari hasil test penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pemahaman yang cukup signifikan antara kelas yang diberi perlakuan (kelas eksperimen) dengan kelas yang tidak diberi perlakuan (kelas kontrol).

 

Kata Kunci : penggunana Software GeoGebra, Pemahaman siswa, 

Full Text:

PDF

References


. Anwar.2009.konsep jitu matematika SMP untuk kelas 1,2, &3. Jakarta:PT.Wahyu Media

Arikunto, Suharsimi. 2005. Prosedur Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Arikunto, Suharsimi. 2011. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Arikunto, Suharsimi. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin, Zaenal. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung : Rosda Karya.

Asnawir dan Usman, Basyiruddin. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta Selatan: Ciputat Pers

Aqib, Zainal. 2013. Model-Model, Media, dan Strategi Pembelajaran Kontekstual

(INOVATIF). Bandung : Yrama widya

Azwar, Saifuddin. 2010. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Chaniago, Amran YS. 2002. Kamus lengkap bahasa Indonesia. Bandung: Pustaka Setia

Cozby, Paul C. 2009. Methods in Behavioral Research. Yogykarta: Pustaka Pelajar

Irianto, Agus. 2009. Statistik: KonsepDasar dan Aplikasinya. Jakarta: Kencana

Karnoto. 1996. Mengenal Analisis Tes. Bandung: IKIP Bandung

Kadir. 2010. Statistika Untuk Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial (dilengkapi dengan output program

SPSS). Jakarta: Rosemata Sampurna

Moore, Betsy dan Stanley Tood. 2010. Critical and Formative Thinking Assesment. -----------

Mulyadi. 2010. Pengembangan Model Evaluasi Pendidikan Agama di Sekolah. Malang: UIN- MALIKI Press.

Oemar, Hamalik.1995.Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Priyatno, Duwi. 2010. Paham Analisis Statistik Data dengan SPSS. Yogyakarta: Media

Komputundo

Purwanto, M. Ngalim. 20008. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Riduwan. 2008. Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfabeta

Riduwan. 2011. Belajar Mudah Penelitian. Alfabeta : Bandung.

Ruseffendi. 2005. Dasar – Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Essakta Lainnya.

Bandung: Tarsito Sudijono,

Anas. 1996. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Sanaky Hujair AH. 2011. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara

Sudijono, Anas. 1996. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Sudijono, Anas. 2008. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. 2009. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Sudjana. 1992. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito

Sudjana Nana. 2004. Penialain Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya

Surapranata, Sumarna. 2004. Analisis, Validitas, Reliabilitas dan InterpretasiHasil Tes

Implementasi Kurikulum 2004. Jakarta: Rosdakarya

2005. Himpunan Undang-undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) Undang-undang RI no.20 Tahun 2003 beserta Penjelasannya. Bandung: Nuansa Aulia




DOI: 10.24235/eduma.v2i2.47

Article Metrics

Abstract view : 494 times
PDF - 470 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching

algototo

toto

slot

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787 href="https://www.happycyclist.org/">SUNDA787 Online SITUS SUNDA787SUNDA787 DaftarSUNDA787 ViralSUNDA787 MaxwinSUNDA787 LoginSUNDA787 Slotslot spadegamingslot onlineslot resmislot hari inislot gacorgacor7selotgacorsitus slotsitus slot gacorslot maxwinslot jackpot maxwin x1000jackpot maxwin x1000judi gameslot shopeepayslot bri onlineslot jackpotslot x500 maxwinslot online terlengkap

slot gacor

slot88

slot online

agen sbobet terpercaya

agen sbobet terpercaya

Login Alternatif 3DSbobet

slot terpercaya

slot gacor hari ini

link slot thailand

slot gacor

slot gacor

situs slot gacor

slot online

maxslot88

slot

demo slot

binus4d

slot88

slot demo

slot gacor

slot gacor

sendok88

toto slot

slot

idnslot

kadang pemahaman baru muncul setelah mahjong ways dijalani pelan mahjong ways sering terlihat berbeda ketika fokus berubah bukan soal cepat atau lambat mahjong ways mengajak membaca alur di tengah permainan yang mengalir mahjong ways menyimpan makna mahjong ways akhirnya dipahami sebagai proses yang berlapis persepsi sering berubah setelah mahjong wins dilihat lebih dalam mahjong wins kadang dipahami dari cara berpikir bukan hasil ada alur tenang yang terbentuk saat mahjong wins dibiarkan mengalir mahjong wins muncul dalam bentuk pengalaman bukan kejutan dari sudut yang jarang diperhatikan mahjong wins terasa nyata ada banyak cara memaknai rtp tergantung sudut pandang pengamat dalam pengamatan jangka panjang rtp memiliki cerita sendiri di balik angka rtp terkadang tersimpan pola pemahaman melihat rtp sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar rtp bukan sekadar rujukan namun bagian dari proses berpikir rtp kerap muncul dalam diskusi saat pengalaman mulai dibandingkan rtp menjadi menarik saat dibaca tanpa ekspektasi berlebihan rtp sering dipahami berbeda ketika konteksnya ikut diperhatikan rtp terasa berbeda ketika dilihat dalam alur yang utuh rtp tidak selalu berbicara angka kadang soal pola pikir

slot gacor hari ini

Petugas Administrasi Rumah Sakit Pekanbaru Temukan Celah Cuan Lewat Game Big Bass Bonanza

Yuantoto

LGO234

Slot Gacor