PERAN INTELEKTUAL MUSLIM DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MENUJU MASYARAKAT MADANI (Sebuah Gagasan dan Harapan)
(1) Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author
Abstract
ABSTRAK
Secara historis, aktivitas dakwah pada awalnya hanyalah merupakan tugas sederhana yakni kewajiban untuk menyampaikan apa yang diterima dari RasuluIIah SAW., walaupun hanya satu ayat. Terkait dengan persoalam pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat Madani ternyata disamping menjadi tugas para ulama pun menjadi tugas para intelektual Muslim.
Peran intelektual Muslim dalam pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat madani mulai terlihat bentuknya secara jelas pada masa rezim Soeharto dan terus menemukan bentuknya pasca runtuhnya kekuasaan rezim Soeharto dan beralih ke masa Reformasi.
Â
Kata Kunci: Cendikiawan Muslim, Pemberdayaan, dan Masyarakat Madani.
Â
Â
ABSTRACTHistorically, da'wah activity was originally only a simple task, namely the obligation to convey what is received from Rasulullah SAW, although only one verse. Related to the problem of community empowerment to the society Madani was in addition to the duties of the scholars became the duty of Muslim intellectuals.The role of Muslim intellectuals in the empowerment of civil society towards civil society began to be seen clearly in the Soeharto regime and continues to find its form after the collapse of Soeharto regime power and move to the Reformation. Keywords: Muslim Scholars, Empowerment, and Civil Society.Full Text:
PDFReferences
A. Subandi dan Syukriadi Sambas, Epistemologi Dakwah. Bandung: KP Hadis. 1999.
Aqib Suminta. Kaderisasi Ulama di Pesantren. Dalam Saifullah Ma’sum. Dinamika Pesantren (Telaah Kritis Keberadaan Pesantren Saat Ini). Depok: Yayasan Islam Al-Hamidiyah dan Yayasan Saifudin Zuhri. 1998.
Badruddin H. Subky. Dilema Ulama dalam Perubahan Zxmqn Jakarta: Gema Insani Press. 1995.
Hamdan Rasyid. Kaderisasi Ulama di Pesantren. Dalam Saifullah Ma’sum. Dinamika Pesantren (Telaah Kritis Keberadaan Pesantren Saat Ini). Depok: Yayasan Islam Al-Hamidiyah dan Yayasan Saifudin Zuhri. 1998.
M. Quraish Shihab. Membumikan Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan. 1992.
Moch. Ali Aziz, Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media 2004.
Ropingi el-Ishaq. Pengantar Ilmu Dakwah. Studi Komprehensif dari Teori ke Praktik. Malang: Madani.
Saifullah Ma’sum. Dinamika Pesantren (Telaah Kritis Keberadaan Pesantren Saat Ini). Depok: Yayasan Islam Al-Hamidiyah dan yayasan Saifudin Zuhri. 1998.
DOI: 10.24235/empower.v3i1.2903
Article Metrics
Abstract view : 247 timesPDF - 70 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung indosiar radarjawa medianews infowarkop kalbarnews ketapangnews beritabumi kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam















