MODEL PESANTREN KADER; Relasi Ideologis PP Husnul Khotimah dengan PKS, serta Artikulasinya dalam Kegiatan Kepesantrenan

Muslihudin Muslihudin(1*),


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Beberapa lembaga pendidikan dapat dengan mudah dibaca sebagai lembaga pendidikan beraroma PKS. Ada sejumlah asumsi yang mendasari kesan tersebut; 1) pendirinya dan pengelolanya orangorang PKS, 2) mengusung simbol-simbol PKS, 3) mengajarkan Islam ala PKS, 4) menjadi basis perjuangan politik PKS. Dari jenis lembaga pondok pesantren yang memberi kesan pesantren PKS adalah pesantren Khusnul Khatimah di Jalaksana Kuningan. Meskipun kelahiran pesantren ini mendahului kelahiran PKS, namun kesan yang
tersimpan di benak masyarakat terhadap pesantren ini adalah pesantren PKS. Boleh jadi kesan tersebut dibangun oleh masyarakat ketika membaca fenomena hubungan Pesantren Khusnul Khotimah dengan Partai Keadilan Sejahtera. Dalam hal ini harus dibuktikan model hubungan antara partai politik PKS dengan pesantren Khusnul Khotimah sehingga menjadi karakteristik baru atau model baru pesantren di Indonesia, bahkan terori baru tentang pesantren di
Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti ingin menjelaskan relasi yang
sangat kuat antara perjuangan islamisasi ala timur tengah di Pesantren Khusnul Khotimah Kuningan Jawa Barat, dan proses tarbiyah yang dibangun sebagai gerakan politik PKS untuk ikut partisipasi dalam
demokrasi di Indonesia.


Full Text:

PDF

References


Ahmad-Norma Permata, 2008. “Ideology, Institutions, Political Actions:

Prosperous Justice Party (PKS) in Indonesia”. Tersedia online

dalam http://www.asienkunde.de/content/ zeitschrift_asien/archiv/pdf/109_3_diunduh tanggal 22 April 2012.

Azra, Azyumardi, (editor). 2000. Sejarah Perkembangan Madrasah. Jakarta: Dirjen Binbaga Islam Depag RI.

Bruinessen, Martin Van, t.t. “Pesantren And Kitab Kuning: Maintenance And Continuation Of A Tradition Of Religious Learning”, tersedia online dalam http://www.hum.uu.nl/ medewerkers/m.vanbruinessen/publications/

Bruinessen_Pesantren_and_kitab_kuning.pdf, diunduh

tanggal 24 April 2012.

Bruinessen, Martin van, 2009. Modernism and Anti-Modernism in

Indonesian Muslim Responses to Globalisation. Paper presented

at the Workshop “Islam and Development in Southeast Asia:

Southeast Asian Muslim Responses to Globalization”,

organized by JICA (Japan International Cooperation Agency)

Research Institute, Singapore, 21-22 November 2009)

Crouch, Harold, 1986. Militer dan Politik di Indonesia. Jakarta: Sinar

Harapan.

Dahl, Robert A. 1985. Dilema Demokrasi Pluralis; Antara Otonomi dan

Kontrol, Jakarta CV. Rajawali.

Duverger, Maurice, 1982. Sosiologi Politik, (diterjemahkan oleh

Daniel Dhakidae), Jakarta: LP3S.

Farish A. Noor, Dr., 2011. “The Partai Keadilan Sejahtera (PKS) in The

Landscape of Indonesian Islamist Politics: Cadre-Training as Mode

of Preventive Radicalisation?”, Singapura: S. Rajaratnam School

of International Studies (RSIS), tersedia online dalam www.rsis.edu.sg/publications/WorkingPapers/ WP184.pdf. Diunduh tanggal 22 April 2012.

Kementerian Agama RI, 2010, Buku Statistik Pendidikan Islam TP

/1010. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Khariroh, Khariroh, 2010. “The Women’s Movement in Indonesia’s

Pesantren: Negotiating Islam, Culture, and Modernity”, Faculty

of The Center for International Studies of Ohio University, (thesis tidak diterbitkan).

Lyn Parker and R. Raihani, 2011. Democratizing Indonesia through

Education? Community Participation in Islamic Schooling,

dalam Journal Educational Management Administration &

Leadership, Tersedia Online; http://ema.sagepub.com/

content/39/6/716 diunduh tanggal, 26 April 2012.

Mardiyah, 2012. Kepemimpinan Kiai Dalam Memelihara Budaya

Organisasi, Malang: Aditya Media Publishing.

Muhtadi, Burhanudin, 2012. Dilema PKS; Suara dan Syariah, Jakarta:

Kepustakaan Populer Gramedia.

Muzakki, Jajang Aisyul, 2011. Menyulap Hutan Menjadi Pesantren;

Sebuah Pengabdian Keagamaan H. Sahal Suhana, SH. dan

Keluarga, Kuningan: Pondok Pesantren Husnul Khotimah.

Nasir Zakaria, Gamal Abdul, 2010.Pondok Pesantren; Changes and

Its Future, Dalam Journal Of Islamic and Arabic Education, Vol. 2. 2010.

Noor, Farish A. at.al, 2007. The Madrasa In Asia; Political Activism

and Transnational Linkages, ISIM Series On Contemporary

Muslim Societies, Amsterdam University Preess.

Oepen, Manfred dan Wolfgang Karcher, 1988. Dinamika Pesantren;

Dampak Pesantren Dalam Pendidikan Dan Pengembangan

Masyarakat. Jakarta: Perhimpunan Pengembangan Pesantren

dan Masyarakat (P3M).

Parker, Lyn and R. Raihani. 2011. “Schooling Democratizing

Indonesia through Education? Community Participation in

Islamic Schooling” dalam Jurnal Educational Management

Administration & Leadership, tersedia online dalam http://

ema.sagepub.com/content/39/6/712, diunduh tanggal 22,

April 2012.

Pupuh Fathurrahman, 2000. Hubungan Pendidikan Pesantren

Alternatif Pendidikan Terpadu Abad XXI, Bandung: Tunas

Nusantara.

Purwono, Budiyanto Eko, 2007. Etika Bernegara Dalam Perspektif

Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Thesis tidak diterbitkan).

Semarang: Pascasarjana IAIN Walisongo.

Rahardjo, Dawam (Editor), 1985. Pesantren dan Pembaharuan. Jakarta:

LP3ES.

Rachman, Budhy Munawwar (ed), 1995. Kontekstualisasi Doktrin Islam

Dalam Sejarah. Jakarta: Paramadina.

Rosyada, Dede, dkk. 2003. Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan

Masyarakat Madani, Jakarta: ICCE UIN Syari Hidayatullah.

Sawirman, Dr., M. Hum, 2011. “Issues of Learning Strategies and

Discourse Practices at Pesantren Salafiah in Padang Pariaman

Regency, West Sumatra, Indonesia” tersedia online dalam

http:www/upi.edu.co.id, diunduh tanggal 23 April 2012.

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif dan Research and Development. Bandung: Alfabeta.

Widiyanta, Danar, dan Miftahudin. t.t. “ Dinamika Pemikiran Santri:

Studi Atas Pengaruh Kepemimpinan Di Pondok Pesantren Wahid

Hasyim Condongcatur Depok Sleman (1998-2005), tersedia

online dalam http://staff.uny.ac.id/system/files/

penelitian/DanarWidiyanta, diunduh tanggal 27 April

Woodward, Mark dkk. 2011. “A New Cultural Path for Indonesia’s

Islamist PKS?”. Arizona University: Consortium For Strategic

Communication (CSC), tersedia online dalam http://

www.comops.org, diunduh tanggal 22 April 2012.

Zamakhsari Dhofier, “Tradisi Pesantren: Study tentang Pandangan

Hidup Kyai”, Jakarta, LP3ES, 1994.

Lyn Parker and R. Raihani, 2011. Democratizing Indonesia through

Education? Community Participation in Islamic Schooling, dalam

Journal Educational Management Administration & Leadership,

Tersedia Online; http://ema.sagepub.com/content/39/6/716

diunduh tanggal, 26 April 2012.




DOI: 10.24235/holistik.v14i1.163

Article Metrics

Abstract view : 616 times
PDF - 2418 times

Refbacks



30

 

30

30