MERDEKA BELAJAR : SEBUAH LEGITIMASI TERHADAP KEBEBASAN DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN (Sebuah Tinjauan Pedagogi Kritis Menurut Paulo Freire)

Anselmus Yata Mones(1*), Siti Masitoh(2), Mochamad Nursalim(3),


(1) Universitas Negeri Surabaya
(2) Universitas Negeri Surabaya
(3) Universitas Negeri Surabaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi pemikiran Paulo Freire terhadap praktik pendidikan di Indonesia terutama tentang kebijakan kurikulum merdeka dan tawaran Paulo Freire terhadap persoalan yang dihadapi dalam dunia pendidikan kita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi pustaka di mana peneliti mengumpulkan berbagai sumber penelitian dan referensi lainnya yang dapat digunakan untuk menjelaskan dan memecahkan persoalan yang dikemukakan. Persoalan yang dikaji dalam penelitian ini berkaitan dengan praktik pelaksanaan kurikulum yang tidak merata karena sumber daya manusia yang tidak memungkinkan untuk dilakukan standarisasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan perspektif pedagogi kritis dari tokoh filsafat pendidikan, yakni Paulo Freire. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi antara pemikiran Paulo Freire dan kurikulum Merdeka. Poin penting yang menjadi titik tumpu adalah kebebasan dan kemerdekaan untuk mendapatkan pendidikan adalah hak setiap warga Negara. Namun perlu dipertimbangkan karakteristik wilayah terutama keberpihakan terhadap masyarakat dan wilayah yang masih tertinggal dalam dunia pendidikan. Rekomendasi yang diajukan kepada pihak pemerintah adalah agar dilakukan pemerataan pendidikan serta percepatan pembangunan di daerah tertinggal.


Keywords


Merdeka Belajar; Kebebasan; Transformasi Pendidikan; Paulo Freire.

Full Text:

PDF

References


Adrianus Sihombing, et al. “Merdeka Belajar in an Online Learning during The Covid-19 Outbreak: Concept and Implementation”. Asian Journal of University Education, [S.l.], v. 17, n. 4, p. 35-48, nov. 2021. ISSN 2600-9749. Available at: . Date accessed: 21 oct. 2022. doi: https://doi.org/10.24191/ajue.v17i4.16207.2021.

Benesch, Sarah. “Critical Thinking: A Learning Process for Democracy.” TESOL Quarterly 27, no. 3 (1993).

Denis Colins, Paulo Freire His Life, Works and Thought, New York: Paulist Press, 1977.

Dwi Nurani,dkk, Buku saku, Tanya Jawab Kurikulum Merdeka, Jakarta: Kemendikbud Ristek, 2022, hlm. 5

Edi Subkhan, Pendidikan Kritis: Kritik Atas Praksis Neo-Liberalisasi dan Standarisasi Pendidikan, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2016.

Freire, Paulo. Pendidikan Kaum Tertindas, n.d.

______. Pedagogy of the oppressed. The Applied Theatre Reader, 2013. https://doi.org/10.4324/9780203891315-58.

———. “Pendidikan yang Membebaskan, Pendidikan yang Memanusiakan.” In Menggugat Pendidikan, diedit oleh Omi Intan Naomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Gunawan, Indra, dan Ayu Vinlandari Wahyudi. “Kajian General Education dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.” Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosiial dan Ekonomi 11, no. 1 (2022).

Hadi, Syamsul, dan Novaliyosi. “TIMSS INDONESIA (TRENDS IN INTERNATIONAL MATHEMATICS AND SCIENCE STUDY).” In Prosiding Seminar Nasional & Call For Papers Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi. Tasikmalaya: Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi, 2019. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/sncp/article/viewFile/1096/754.

Huda, M., Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Husni, Muhammad. “Memahami Pemikiran Karta Paulo Freire ‘Pendidikan Kaum Tertindas’ Kebebasan dalam Berpikir.” Al-Ibrah 5, no. 2 (2020): 41–60.

Ira Shor. Freire for the Classroom: A Sourcebook for Liberatory Teaching. Health (San Francisco), n.d.

John Dale and Margison, Paulo Freire: Teaching for Freedom and transformation, The Philosophical influences on the work of Paulo Freire, New York : Springer Dordrecht Heidelberg London New York, 2010.

Kemendikbud Ristek, Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka, Jakarta: Kemerintekdikti, 2021, hlm. 9

Muhamad, Memahami Pemikiran Karta Paulo Freire “Pendidikan Kaum Tertindas” Kebebasan dalam Berpikir, Al-Ibrah|Vol.5 No.2 Desember 2020, http://ejournal.stital.ac.id/index.php/alibrah/article/view/103/85

Pratikno, Yuni, Eric Hermawan, and Antoni Ludfi Arifin. 2022. “Human Resource ‘Kurikulum Merdeka’ from Design to Implementation in the School: What Worked and What Not in Indonesian Education”. Jurnal Iqra’ : Kajian Ilmu Pendidikan 7 (1):326-43. https://doi.org/10.25217/ji.v7i1.1708

Tohir, Mohammad. “Buku Panduan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka,” 2020. https://doi.org/10.31219/osf.io/ujmte.

Umiarso, and Zamroni. Pendidikan Pembebasan Dalam Perspektif Barat Dan Timur. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Wahid, M. “Perkenalan Singkat dengan Filsafat Pendidikan Paulo Freirre.” Dedikasi 13 (2019).




DOI: 10.24235/jy.v8i2.11599

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Indexed By : 

              

                 



Editorial Office:

FUAD Building, 2nd Floor, Department of Aqeedah and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin, Adab and Dakwah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-489926 email: yaqzhanjurnal@gmail.com

Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan is licensed under a Creative Commons 4.0 International License.