IMPLEMENTASI DAKWAH ISLAMIYAH MELALUI MASRES DI DESA SURANENGGALA LOR, KECAMATAN KAPETAKAN, KABUPATEN CIREBON

Aan Mohamad Burhanudin(1*), Hikmah Tussa’diah(2),


(1) Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(2) Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


Dakwah Islamiyah harus bisa melakukan filtersisasi perubahan ke arah yang positif, sebab dakwah merupakan solusi terbaik untuk mengatasi pengaruh negatif perubahan tersebut ke arah yang lebih positif melalui pendekatan humanistik-transenden. Marses merupakan salah satu dakwah yang dilakukan harus diwujudkan dengan perencanaan dan strategi, media serta pendekatan yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik mad’u. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses dan kualitas pertunjukan masres, bagaimana potensi masres menjadi media dakwah. Metodelogi penelitian dalam penulisan karya ilmiah ini adalah Penelitian Kualitatif Deskriptif. Penelitian kualitatif ini secara spesifik lebih diarahkan pada penggunaan metode studi kasus. Sementara itu sumber data ini terbagi kepada dua jenis, yaitu: Data Primer, dan Data sekunder yaitu data pendukung, Teknik pengumpulan data yang penulis pergunakan dalam penelitian ini adalah  observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun Teknis penganalisisan data ini dilakukan secara tiga tahap, yaitu:Reduksi Data, Penyajian Data, Kesimpulan Verifikasi. Sementara itu hasil penelitian ini adalah Proses dan kualitas Masres; masres merupakan seni pertunjukan yang sangat memperhatikan tahapan pelaksanaan atau aturan main dari seni drama ini beserta kelengkapan sarana dan prasarananya, profesionalitas pemainnya juga sangat dikedepankan oleh seniman masres mengingat masres merupakan pertunjukan drama yang mengangkat cerita perjuangan para wali, dakwah dan cerita rakyat serta tema lainnya. 

Keywords


Media; Filterisasi; Potensi; Masres; budaya

Full Text:

PDF

References


Arnold, T. W. 1977. Sejarah Dakwah Islam. terjemahan Nawawi Rambi. Jakarta

Aziz, M. A. 2012. Ilmu Dakwah, Kencana prenada media group : Jakarta

Bungin, B. 2007. Penelitian Kualitatif. Jakarta: KENCANA prenda Media Group

Dahuri, R., dkk. 2004. Budaya bahari sebuah apresiasi di Cirebon, perum percetakan Negara Republik Indonesia : Jakarta.

Faizah dan Muchsin, L. .2006. Psikologi Dakwah, Prenada Media: Jakarta..

Ismail, I., Hotman, P. 2011. Filsafat Dakwah: rekayasa membangun agama dan peradaban Islam.Prenada Media: Jakarta.

Aziz, J.A.A. 1997. Ad-dakwah Qawaid wa ushul”, Daar ad-Dakwah, Iskandaria:Mesir, Terj. Abdus Salam, Masykur, “Fiqh Dakwah, Prinsip dan Kaidah Asasi Dakwah Islam. Intermedia : Solo.

Munir. 2009. Metode Dakwah. Prenada Media : Jakarta.

Mansur, M. 2000. Fiqhud Dakwah, Jakarta ; al-i’thisam.

Morison, Any C. W. 2009. Teori komunikasi, ghalia Indonesia : Jakarta.

Moleong. 2004. Metodelogi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Posdakarya, Bandung, 2004.

Miftah, F., 2000, Dakwah Islam pada Msyarakat Informasi. Bandung : Pusdai Press. H.xii

Nazir, M.1988. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia : Jakarta. 1988.

Prawiraredja, M. B. 2005. Cirebon, falsafah, tradisi dan adat budaya. Percetakan Negara Republik Indonesia : Jakarta.

Singarimbun dan Effendi, S. 1989. Metode Penelitian Survai. Jakarta : LP3ES, IKAPI, Cet-1,

Suryabrata, S. 2011 Metodologi Penelitian. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada

Sugiono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Alfabeta: Bandung

Usman, H., dan Akbar, P. S. T.th. Metodologi Penelitian Sosial, Jakarta : PT. Bumi Aksara, T.th

Yusuf, Y. 2000. Maslaha Dakwah Agenda dan Solusi. Bandung : Pusdai Press.

Zuhri, S. 2010. Public Speaking, Yogyakarta: Graha Ilmu




DOI: 10.24235/orasi.v9i2.3689

Article Metrics

Abstract view : 162 times
PDF - 75 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Orasi indexed by:


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.