Penerapan Scientific Approach untuk Meningkatkan Kemapuan Problem Solving Siswa pada Submateri Spermatophyta Kelas X di MAN 4 Cirebon

Intan Sahfitri(1*), Djohar Maknun(2),


(1) IAIN Syekh Nurjati
(2) IAIN Syekh Nurjati
(*) Corresponding Author

Abstract


Pendekatan saintifik dalam pembelajaran merupakan suatu proses yang dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam membangun sendiri pemahaman terhadap konsep, hukum, atau prinsip. Proses ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan, yaitu mengamati untuk mengenali atau menemukan permasalahan, merumuskan permasalahan tersebut, menyusun dugaan atau hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai metode, menganalisis informasi yang diperoleh, menyimpulkan hasil, serta menyampaikan temuan berupa konsep, hukum, atau prinsip yang berhasil dipahami. Salah satunya pengaplikasian ilmu Biologi tentang Spermatophyta yang mana dalam materi Spermatophyta siswa dituntut untuk bisa belajar dalam beradu argument pada saat diskusi dalam memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk melatih kemampuan Problem Solving siswa kelas X di MAN 4 Cirebon, melalui pendekatan Saintifik Approach, peningkatan hasil belajar kemampuan Problem Solving siswa, dan respon siswa terhadap penerapan Saintifik Approach. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen, jenis control group design. Prosedur yang dilakukan dengan pemberian tes, dan angket. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan Saintifik Approach diterapkan dengan sangat baik, kemampuan Problem Solving siswa meningkat dan siswa memberi respon sangat setuju terhadap penerapan Saintifik Approach pada submateri Spermatophyta.

Keywords


pendekatan saintifik, pemecahan masalah, spermatophyta

Full Text:

PDF

References


Dostal, J. (2015). Theory of Problem Solving. Procedia – Social nad Behavioral Sciences, 174. 2798-2805.

Hamalik, O. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21: Kunci Sukses Implementasi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Komalasari, K. (2010). Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikatif. Bandung: Refika Aditama.

Lawson, A. (1999). Hypothetico-deductive Reasoning Skill and Concept Acquistion: Testing A Constructivisi Hypothesis. Journal of Research in Science Teaching.

Mourtos, J. N. (2004). Defining, Teaching, and Assessing Problem Solving Skills. UICEE Annual Conference on Engineering Education. San Joe State University California.

Novitasari. (2015). Mengukur Problem Solving Siswa SMA pada Mata Pelajaran Biologi. Jurnal Biologi Edukasi, 14. 100-118.

Sani, A. R. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.


Article Metrics

Abstract view : 3 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.