The Actualization of Waldrof's Humanistic Learning on Early Childhood Education Institutions in Purwokerto

Musyafa Ali(1*), Maemonah Maemonah(2),


(1) UIN Sunan Kalijaga
(2) UIN Sunan Kalijaga
(*) Corresponding Author

Abstract


Manusia, pendidikan dan pembelajaran, tiga hal yang tak bisa diputuskan. Dimana manusia diddik dan harus belajar agar dapar memanusiakan manusia, kemudian pendidikan dan pembelajaran adalah proses yang akan memanusiakan manusia. Sudah seharusnya pendidikan menjadikan manusia seutuhnya yang dapat menghargai dan menghormati manusia pula, seperti halnya konsep pendidikan humanism yang diterapkan di sekolah waldrof . Konsep pembelajaran dalam pendidikan humanistic Waldrof  mengajarkan anak untuk dapat menghargai, menghormati dan memberi pengalaman nyata bagi anak. Melalui penelitian ini peneliti mencoba menganalisis dan mengkaji secara dalam terkait konsep pembelajaran humanis yang dilakukan oleh Taman kanak-kanak Waldrof dan aktualisainya di lembaga PAUD. Peneliti melakukan penelitian di PAUD Wadas Kelir, dan jenis penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif. Dalam pengumpulan datanya peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa  aktualisasi pembelajaran humanistik Waldrof yang dilakukan oleh guru di PAUD Wadas Kelir yakni terdapat enam model pembelajaran humanistic yakni, pembelajaran bersifat demokratis, pembelajaran berbasis kecakapan hidup, pembelajaran berbasis problem solving, pembelajaran melalui pembiasaan, keterlibatan anak dalam pembelajaran, belajar sambil melakukan atau learning by doing, ruang kelas yang terbuka,da tidak adanya kompetisi. Dampak dari kegiatan pembelajaran humanistik yang diterapkan di PAUD Wadas Kelir yakni terbentuknya pridadi yang dapat menghargai diri sendiri, orang lain, lingkungan, mandiri, saling tolong menolong, dan saling menghormati.

Keywords


Pembelajaran; Humanistik; Waldrof

Full Text:

PDF

References


Arbayah. 2013. “Model Pembelajaran Humanistik.” Dinamika Ilmu 13 (pendidikan): 220. https://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/dinamika_ilmu/article/view/26.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Awliah, Widesti. n.d. “HUBUNGAN BAKAT DENGAN PRESTASI BELAJAR SANTRI DI TKA/TPA AL MUHAJIRIN UNIT. 769 PALEMBANG.” J u r n a l P A I R a d e n F a t a H V o l . 1: 698.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Et.al. 2015. NSPK (Norma, Standar, Prosedur, Dan Kriteria) Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak. Jakarta.

Easton. 1997. “Educating the Whole Child, :Head, Heart, and Hands”: Learning from the Waldrofb Experience.” Theory into Prac36(2)Tice 36(2): 87–94.

Gazali, Marlina. 2013. “Optimalisasi Peran Lembaga Pendidikan Untuk Mencerdaskan Bangsa.” Jurnal Al-Ta’dib 6 (9): 1689–99.

Grunelius, E.M. 1991. Early Childhood Education and the Waldrof School Plan. Fair Oaks: CA: Rudolf Steiner College Publications.

Johnson, Jaipul L Roopnaire dan James E. 2011. Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Berbagai Pendekatan. Ed 5. Jakarta: Prenada Media.

Jumarudin, Abdul Gafur, and Siti Partini Suardiman. 2014. “Developing a Humanist-Religious Learning Model for Character Building in Elementary Schools.” Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi 2 (2): 114–29.

Knight, Goerge R. 2007. Filsafat Pendidikan. Yogyakarta: Gama Media.

Linzy, Calvin S. dan Garden. 1993. Psikologi Kepribadian 2, Teori Holistic (Organismik Fenomenologis). Yogyakarta: Kanisius.

Marcelo da Veiga. 2015. “Revisiting Humanism as Guiding Principle for Education : An Excursion into Waldorf Pedagogy Revisitando o Humanismo Como Princípio Educativo Para a Educação : Uma Excursão Na Pedagogia Waldorf.” Educar Em Revista 56 (april/june): 19–31. 10.1590/0104-4060.41417.

Mayasari, Santi. 2017. “FILSAFAT PENDIDIKAN HUMANISME DALAM PERSPEKTIF PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI PESERTA DIDIK DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS: SEBUAH KAJIAN TEORI.” Universitas PGRI Palembang.

Miles, Matthew B. and A. Michael Huberman. 2005. Qualitative Data Analysis (Terjemahan. Jakarta: UI Press.

Muniroh, Siti Mumun. n.d. “PENERAPAN,” no. 9: 45–61.

Nurrita, Teni. 2018. “PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA.” Misykat 03: 171–87.

Oldfield, L. 2001. Free to Learn: Introducing Steiner Waldrof Early Chilhood Education. Gloucestershire. England: Hawthorn Press.

Pavlovic, Dragana, Zorica Stanisavljevic Petrovic, and Milan Miljkovic. 2017. “Humanistic Approach to Early Childhood Education in the Educational Philosophy of Rudolf Steiner.” Future Human Image 8 (1): 103–13.

Rachmahana, Ratna Syifa’a. 2008. “Psikologi Humanistik Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan.” El-Tarbawi 1 (1): 99–114. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol1.iss1.art8.

Santrock, John W. 2008. Education Phsycology (Psikologi Pendidikan). Jakarta: Kencana.

Sarnoto, A Zain. 2015. “Dimensi Mutu Dalam Pendidikan Sekolah.” Jurnal Ulumuddin Volume 5,.

Schieren, Jost. 2012. “The Concept of Learning in Waldorf Education.” Research on Steiner Education 3 (1): 63–74.

Sugiyono. 2013. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sujana, I Wayan Cong. 2019. “Fungsi Dan Tujuan Pendidikan Indonesia.” Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar 4 (1): 29. https://doi.org/10.25078/aw.v4i1.927.

Thobroni, M. 2016. Belajar & Pembelajaran: Teori Dan Praktik. Cet. ke-2. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Trostli, R. 1998. Rhythms of Leraning ; Selected Lectures by Rudolf Steiner. New York: An-throposophic Press.

Uno, Hamzah B. 2006. Orientasi Dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Wahyuni, Baharudin dan Esa Nur. 2015. Teori Belajar & Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.




DOI: 10.24235/awlady.v7i2.7704

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, Indexed By:

50  

 

 

 

 

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.