Bagaimana Etika Bicara Melayu Membentuk Gaya Komunikasi Pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing di Riau?
(1) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(2) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(3) Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru
(4) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(5) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(6) Universitas Al Washliyah Labuhan Batu, Medan
(*) Corresponding Author
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika bicara dalam budaya Melayu dan relevansinya bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Riau. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan desain eksplanatori sekuensial. Tahap kualitatif dilakukan terlebih dahulu untuk mengungkap etika berbicara dalam perspektif budaya Melayu, dilanjutkan dengan tahap kuantitatif untuk mengukur pemahaman pemelajar BIPA. Penelitian dilakukan di Universitas Islam Riau dengan studi kasus terhadap pemelajar BIPA dari Thailand, Nigeria, dan Kamboja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika berbicara perspektif budaya Melayu, meliputi: 1) berbicara untuk beramah-tamah dan mendapat berkah, 2) berlembut lidah untuk menegakkan tuah, 3) bermulut manis bercakap lemak, 4) berbicara ingat amanah, 5) berkata lurus bercakap benar, 6) larangan menyergah saat bersedekah, 7) jangan bicara sembarangan dalam gelanggang, dan 8) salah nasihat kepala berulat. Penelitian ini juga mengusulkan strategi pengajaran BIPA berbasis diagnostik budaya untuk meningkatkan kompetensi pragmatik pemelajar. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan multikultural dalam pengajaran bahasa.
How Do Malay Speech Etiquettes Shape the Communication Style of Indonesian Language Learners for Foreign Speakers in Riau?
This study aims to analyze the etiquette of speaking in Malay culture and its relevance for Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) learners in Riau. This study uses a mixed method with a sequential explanatory design. The qualitative stage was carried out first to reveal the etiquette of speaking in a Malay cultural perspective, followed by a quantitative stage to measure the understanding of BIPA learners. The study was conducted at the Islamic University of Riau with case studies of BIPA learners from Thailand, Nigeria, and Cambodia. The results of the study indicate that the etiquette of speaking in a Malay cultural perspective includes: 1) speaking to be friendly and get blessings, 2) being soft-tongued to uphold good fortune, 3) being sweet-spoken to speak well, 4) speaking remembering the mandate, 5) speaking straight to speak correctly, 6) prohibition of attacking when giving alms, 7) do not speak carelessly in the arena, and 8) wrong advice will have a caterpillar head. This study also proposes a BIPA teaching strategy based on cultural diagnostics to improve learners' pragmatic competence. The implications of this study emphasize the importance of a multicultural approach in language teaching.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, N. L. (2023). Konsep Sedekah Dalam Prespektif Muhammad Assad. NIHAIYYAT: Journal of Islamic Interdisciplinary Studies, 2(1), 17–28. Available at: https://ejournal.tmial-amien.sch.id/index.php/nihaiyyat/article/view/55.
Ahmad, A. D., Azmi, M., & Ahmad, M. R. (2022). Konsep Kesantunan Komunikasi Berdasarkan Lafaz Al-Ta’dil Di Sisi Ibn Hajar Al-‘Asqalani’. Journal Of Hadith Studies, 7(1), 23–31. Available at: https://doi.org/10.33102/johs.v7i1.167.
Caecaria, Z., Effendi, R., & Ihwanudin, N. (2022). Hermeneutics Phenomenon in Islam. Al-Amwal : Jurnal Ekonomi Islam, 11(2), 1–10.
Effendy, T. (2015). Tunjuk Ajar Melayu. Pekanbaru: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Riau &Tenas Effendy Foundation.
Ekawati, T., & Nurpadillah, V. (2024). Kesalahan Fonologi pada Keterampilan Membaca Pemelajar BIPA di Universitas Rajabhat Songkhla Thailand. Indonesian Language Education and Literature, 9(2), 374–383. Available at: https://doi.org/10.24235/ileal.v9i2.16590.
Farman, M. (2021). Ibn ʿUmar’s Interpretation of the Qur’ānic Verse “Fight them until Fitnah is No More” and its Relevance to Contemporary Muslims. Australian Journal of Islamic Studies, 6(2), 49–65. Available at: https://doi.org/10.55831/ajis.v6i2.359.
Firdausiyah, U.W., & Hardivizon. (2022). Ideologi bencana dalam perspektif Al- Qur ’ an : analisis kata fitnah pada surah al- anbiya dengan teori ma’na-cum- maghza. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(2), 84–94.
Harahap, M.S. et al. (2022) ‘The Meanings Of The Al-Fitnah And Its Derivatives In The Holy Quran. (Vol. 1, No. 1), (pp. 240-254).’, in In International Seminar and Conference on Islamic Studies (ISCIS), pp. 240–255.
Huszka, B., Stark, A., Aini, I., & Annisa, R. I. (2024). Makna Metafora pada Pembelajaran Bahasa dan Budaya Indonesia di kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Indonesian Language Education and Literature, 9(2), 439–459. Available at: https://doi.org/10.24235/ileal.v9i2.16645.
Inayah, S. F. N., & Wiyani, N. A. (2022). Pembentukan Karakter Ramah Melalui Pembiasaan Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun (5S) pada Anak Usia Dini. Jurnal ASGHAR, 2, 12–25.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2023). Kamus Besar Bahasa Indonesia: Edisi ke-5. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Available at: https://kbbi.kemdikbud.go.id/.
Khasanah, N., Lestari, Y. I., Nuraini, S., I.D, A. L., & Aeni, A. N. (2021). Pentingnya Etika Berbicara Dalam Perspektif Islam bagi Mahasiswa Millenial. Jurnal Abdimas Indonesia, 1(4), 27–34. https://doi.org/10.53769/jai.v1i4.139
Kholifah, W. T. (2020). Research & Learning in Primary Education Upaya Guru Mengembangkan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar Melalui Pendidikan Ramah Anak. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2(1), 115–120.
Krisanjaya & Widia, I. (2024). Cegah Awal Penyebaran Hoaks di Media Sosial : Menggagas Pengembangan Instrumen Pengenalan Hoaks. Indonesian Language Education and Literature, 10(1), 58–68. Available at: https://doi.org/10.24235/ileal.v10i1.15503.
Kusmiatun, A. (2016). Mengenal BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) dan Pembelajarannya. Jakarta: K-Media.
Marwah, N. (2021). Etika Komunikasi Islam. Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, 7(1), 1–13.
Muhlis, A. B., Pardosi, J., & Wingkolatin, W. (2024). Studi tentang Etika Sopan Santun Berbicara dalam Pergaulan Siswa di SMA Negeri 1 Muara Badak. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 1(3), 304-316.
Mustafa, M. A. S., & Rahmawati, L. E. (2021). Kesalahan Bentukan Kata Berafiks Dalam Tulisan Mahasiswa BIPA. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra, 6(1), 24–29. Available at: https://doi.org/10.32696/jp2bs.v6i1.625.
Muzaki, H. (2021). Pengembangan Bahan Ajar BIPA Tingkat 3 Berbasis Budaya Lokal Malang. SEMANTIKA, 2(02), 1–9. Available at: https://doi.org/10.46772/semantika.v2i02.379.
Naratiba, R., Suroyo, S., & Fatmasari, R. (2021). Lokal Dalam Pembelajaran Budaya Melayu Riau di SD. Sosioedukasi, 10(2), 208–216.
Nurgiyantoro, B. (2019). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Putri, M. W. (2018). Nilai Pendidikan Karakter dalam Tari Inai Pada Upacara Perkawinan Adat Melayu. Pendidikan Seni Tari, 7(4), 7823–7830.
Rahman, A., & Dwiyanti, N. (2024). Prinsip Etika Komunikasi dalam Tradisi Melayu-Islam: Telaah Filosofis terhadap Pemikiran Raja Ali Haji dan Raja Ali Kelana. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu, 7(2), pp. 185–204. DOI:https://doi.org/10.35961/perada.v7i2.1924
Richard, E. P. (2016) Hermeneutika: Teori baru mengenai interpretasi. Edited by M. Hery & D. Muhammad. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
van Rosse, F., de Bruijne, M., Suurmond, J., Essink-Bot, M-L., & Wagner, C. (2016). Language barriers and patient safety risks in hospital care. A mixed methods study. International Journal of Nursing Studies, 54, 45–53. Available at: https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2015.03.012.
Samosir, A., Haryanti, A. S., & Rejeki, S. K. (2022). Upaya Meningkatkan Etika Berbicara Pada Anak-Anak RT 16 RW 25 Perumahan Griya Bukit Jaya Gunung Putri Kabupaten Bogor. Comunità Servizio , 4(2), 905–914. Available at: https://doi.org/10.33541/cs.v4i2.4207.
Sari, A. F. (2020). Etika Komunikasi. TANJAK: Journal of Education and Teaching, 1(2), 127–135. Available at: https://doi.org/10.35961/tanjak.v1i2.152.
Setyoningrum, V. D., & Tobing, R. L. (2023). Media Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing untuk Tenaga Kerja Asing. Indonesia Languange Education and Literature, 10(1), 118–132. Available at: https://doi.org/10.54367/aquinas.v6i2.2435.
Siregar, F. (2015). Etika Sebagai Filsafat Ilmu (Pengetahuan). De’rechtsstaat, 1(1), 54–61.
Supriyanto, T. (2021) Metotodologi Penelitian Sastra. Semarang: Unnes Press.
Suryani, I. (2024). Peran Guru Bahasa Indonesia dalam Membentuk Etika Berbahasa Siswa di Era Informasi. ALACRITY: Journal of Education, 4(1), 243–251. DOI: https://doi.org/10.52121/alacrity.v4i1.788
Tahira, K. A. H., Haerussaleh, H., & Huda, N. (2022). Analisis Kumpulan Puisi Karya Sitor Simurang (Pendekatan Hermeneutik). Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 10(1), 37–44. DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jpbi.10.1.37-44
Turaeni, N. N. T. (2018). Bentuk Dan Pilihan Kata Dalam Cerita Nguntul Tanah Nuléngék Langit Karya I Made Suarsa: Kajian Stilistika [Shape And Word Options In The Story Nguntul Land Nuléngék Langit Karya I Made Suarsa: Stilistic Study]. TOTOBUANG, 5(2), 285–297. https://doi.org/10.26499/ttbng.v5i2.39
Wibowo, H. S. (2023). Hikmah Sedekah: Menemukan Kebaikan Dalam Memberi. Semarang: Tiram Media.
Wulandari, Y., & Saputra, V. T. (2024). Ketauhidan dalam Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji : Kajian Hermeneutika Paul Ricoeur. Indonesia Languange Education and Literature, 10(1), 161–178. Available at: https://doi.org/10.24235/ileal.v10i1.18366.
Yudono, K. D. A. (2022). Autentisitas Bacaan dalam Buku Ajar BIPA “Sahabatku Indonesia” untuk Tingkat BIPA 4. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 12(1), 10–20. Available at: https://doi.org/10.23887/jjpbs.v12i1.44666.
Zainal, M. Z., Hassan, H., & Ahmad, A. C. (2024). Penerapan Teras Hati Budi Melayu dalam Pengajaran Bahasa Melayu melalui Lakuan Pertuturan Guru (Application of Malay Virtues in Malay Language Teaching through the Teacher ’ s Speech Art). PENDETA: Journal of Malay Language, Education and Literature, 15(1), 1–15. Available at: https://ojs.upsi.edu.my/index.php/PENDETA/article/view/6001/4863.
DOI: 10.24235/ileal.v10i2.16763
Article Metrics
Abstract view : 15 timesPDF - 2 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ILEaL Indexed by:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati
Jalan Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon 45132, Telp. 089667890219
Email: literatureindonesian@gmail.com
.png)











