ANALISIS HERMENEUTIKA DILTHEY TERHADAP PUISI DOA KARYA AMIR HAMZAH

Naila Farah(1*),


(1) Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

Hermeneutika Dilthey sebagai geisteswissenschaften yaitu dasar bagi ilmu-ilmu sosial humanistis yang memahami ekspresi kejiwaan manusia, dengan tidak hanya melihat dari aspek psikologis sang pengarang namun juga menyertakan variabel sejarah. Ia melihat peristiwa sejarah sebagai sarana untuk menangkap manusia sebagai makhluk berfikir, merasa, berkehendak, dan mencipta yang hidup di dalam arus kehidupan. Maka tujuan dari penggunaan teori hermeneutika Dilthey dalam tulisan ini yaitu kita Memahami puisi Doa karya Amir Hamzah sebagai seorang manusia dengan pemikiran dan pengalamannya secara utuh.

Kata Kunci: Hermeneutika, Dilthey,  Sastra, Amir Hamzah.


Keywords


Hermeneutika, Dilthey, Sastra, Amir Hamzah

Full Text:

PDF

References


Muzir, I. R. (2008). Hermeneutika Filosofis Hans-Georg Gadamer. cet. Ke-1. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Palmer, R. E. (2003). Hermeneutika: Teori Baru Mengenai Interpretasi. Terjemahan Masur Hery & Damanhuri Muhammad, cet.ke-1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sumaryono. (1993). Hermeneutik, Sebuah Metode Filsafat, cet.ke-1. Yogyakarta: Kanisius.

Sunoto. (2017). Dunia Kehidupan Tokoh Simbolik. Malang: Gunung Samudera.

Takari, et al. (2016). Amir Hamzah: Kajian Interdisiplin terhadap Kehidupan, Gagasan, Perjuangan dan Karya-karyanya. Medan: Bartong Jaya.




DOI: 10.24235/jy.v5i1.4512

Article Metrics

Abstract view : 70 times
PDF - 32 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Yaqzhan indexed by :