Pengembangan Praktikum Berbasis Masalah di Kelas X pada Konsep Fungi

Ma'isyatus Sa'diyyah(1*), Edy Chandra(2),


(1) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(2) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


Praktikum memiliki peran penting dalam membantu siswa mengasah keterampilan proses sains, memperoleh pengalaman belajar secara langsung, serta memahami fenomena alam dan cara menjelaskannya secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat praktikum berbasis masalah yang berfokus pada konsep fungi, sekaligus menguji tingkat kepraktisan, efektivitas, dan validitasnya. Persentase penilaian keterampilan proses sains pada setiap aspeknya mengalami peningkatan dari uji coba skala terbatas hingga uji coba skala luas. Berdasarkan hasil uji coba skala terbatas dan skala luas, indikator keterampilan proses sains dengan persentase tertinggi adalah aspek komunikasi. Persentase skor pada uji terbatas masuk dalam kategori cukup valid, sedangkan padauji skala luas tergolong sangat valid. Seiring dengan peningkatan nilai pada uji coba skala luas, keterampilan proses sains yang diterapkan juga menunjukkan tingkat kevalidan yang tinggi. Dalam kelas eksperimen, praktikum berbasis masalah memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Setelah diterapkan, praktikum berbasis masalah menghasilkan rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen sebesar 83,70, sementara kelas kontrol mencapai 72,74.

Keywords


praktikum, praktikum berbasis masalah, keterampilan proses sains

Full Text:

PDF

References


Afnidar. (2015). Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri dan Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Belajar Biologi dan Keterampilan Proses Sains Biologi Siswa pada Topik Pencemaran Lingkungan di SMA Negeri 1 Mutiara Pidie. JESBIO, 4(1), 9-18.

Ambarsari, W., Santosa, S., & Maridi, M. (2013). Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Dasar pada Pelajaran Biologi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Surakarta. Pendidikan Biologi, 5(1), 81-95.

Andrianto, R. H., Danawan, A., Suhandi, A., Amiyati, A. (2016). Menuntaskan Capaian Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI SMAN 10 Bandung Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Materi Fluida Statis. Seminar Nasional Fisika (SINAFI) 2016. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Assriyanto, K. E., J. S. Sukardjo, dan S. Saputro. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Melalui Metode Eksperimen dan Inkuiri Terbimbing Ditinjau dari Kreativitas Peserta Didik pada Materi Larutan Penyangga di SMAN 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Kimia, 3(3), 89-97.

Aswita, D. (2015). Identifikasi Masalah Yang Dihadapi Guru Biologi dalam Pelaksanaan Pembelajaran pada Materi Ekosistem. Jurnal Biotik, 3 (1), 63-68.

Atiyah, R. I., Wahidin, W., & Roviati, E. (2016). Penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa pada Konsep Kingdom Plantae Kelas X di SMAN 3 Kuningan. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 5(2), 144-155.

Fitriah, E. (2012). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Bioteknologi Berorientasi Bioentrepreneurship untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains, Minat Wirausaha dan Hasil Belajar Siswa. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 1(1), 1-14.

Gunada, I. W. (2010). Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Sikap Ilmiah dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA (Studi Eksperimen dalam Pembelajaran Fisika di Kelas X SMA). Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Kualitas Pembelajaran MIPA Melalui Pelaksanaan Lesson Study, Penelitian, dan Inovasi Pembelajaran. 3 Juli 2010, Mataram. 130 -138.

Gunada, I. W., Sahidu, H., Sutrio. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Ilmiah Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 1(1), 38-46.

Haristy, D. R., Enawaty, E., & Lestari, I. (2013). Pembelajaran Berbasis Literasi Sains pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit di SMA Negeri 1 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(12), 1-13.

Irnaningtyas. (2013). Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga

Jariyah, L. A. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa pada Materi Pokok Kesetimbangan Kimia Kelas XI SMA Negeri 18 Surabaya. Journal of Chemical Education, 5(1), 92-97.

Niken (2017). Pengembangan Penuntun Praktikum Biologi Bernuansa Keterampilan Proses Sains untuk Siswa SMA Kelas XI Semester Genap. Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi, 8(1), 48-53.

Purwanto. (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rusmiati & Yulianto. (2009). Peningkatan Keterampilan Proses Sains dengan Menerapkan Model Problem Based-Instruction. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 5 (2009): 75-78.

Smarabawa, I. G. B. N., Arnyana, I. B., & Setiawan, I. G. A. N. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Terhadap Pemahaman Konsep Biologi dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 3(1), 1-28.

Sudarisman, S. (2013). Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan Variasi Metode Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, JPII, 2(1), 23-30.

Sufinah, S. Y., Saifuddin, Roviati, E. (2013). Penerapan Modul Praktikum Biologi Berbasis Produk untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) Siswa di Kelas X SMA Negeri 1 Lemahabang Kab Cirebon. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 2(2), 1-16.

Susanto, D., Sutrio, S., & Wahyudi, W. (2017). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah melalui Metode Eksperimen Terhadap Keterampilan Proses Sains Fisika Siswa SMA Negeri 1 Selong Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 1(3), 161-165

Yuliana, Yusminah Hala, A. Mushawwir Taiyeb. (2017). Efektivitas Penggunaan Laboratorium Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA Peserta Didik SMPN 3 Palakka Kabupaten Bone. Jurnal Nalar Pendidikan, 5(1), 480-486.

Yuliani, Y. Cahyani, D., Roviati, E. (2016). Penerapan Pembelajaran Ipa Berbasis Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Literasi Sains Pada Mata Pelajaran Ipa Di Kelas VII Materi Pokok Pencemaran Lingkungan di SMPN 1 Cikijing. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 5(2), 122-135.

Zahara, R., Wahyuni, A., & Mahzum, E. (2017). Perbandingan Pembelajaran Metode Praktikum Berbasis Keterampilan Proses dan Metode Praktikum Biasa Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika, 2(1), 170-174.


Article Metrics

Abstract view : 19 times
PDF - 1 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.