Penerapan Model Inkuiri Terbimbing dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Biologi Kelas X pada Materi Ekosistem di SMA Negeri 9 Kota Cirebon

Feby Laely Safitri(1*), Ria Yulia Gloria(2), Mujib Ubaidillah(3),


(1) IAIN Syekh Nurjati
(2) IAIN Syekh Nurjati
(3) IAIN Syekh Nurjati
(*) Corresponding Author

Abstract


Kemampuan literasi biologi merupakan aspek penting yang harus dimiliki siswa, mengingat biologi merupakan bagian dari sains. Bersumber hasil PISA tahun 2015, kemampuan membaca mengenai sains siswa Indonesia tergolong rendah. Hasil penelitian yang dilakukan bersama guru biologi di SMAN 9 Cirebon memperoleh informasi bahwa pembelajaran masih berfokus pada guru (teacher-centered) dengan metode ceramah, serta minimnya keaktifan siswa dalam proses belajar. Hal tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi biologi peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan:  (1) menganalisis aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan dan tanpa penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan literasi biologi; (2) mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan literasi biologi siswa antara yang menggunakan model inkuiri terbimbing dan yang tidak; serta (3) mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilakukan di SMAN 9 Cirebon dengan sampel siswa kelas X yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model inkuiri terbimbing, serta perbedaan peningkatan literasi biologi yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen adalah 0,62 (kategori sedang) dan kelas kontrol sebesar 0,26 (kategori rendah). Siswa juga memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran yang menerapkan model inkuiri terbimbing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan literasi biologi siswa pada materi ekosistem.

Keywords


model pembelajaran, inkuiri terbimbing, literasi biologi, ekosistem

Full Text:

PDF

References


Brewer. (2009). Vision of Change in Undergraduate Biology Education A Call to Action. Washington: AAAS.

Juna, Z. R. (2015). Exploring The Development Of Biological Literacy In Tanzanian Junior Secondary School Students.

Lederman, N., Allison A., dan Stephen B. (2012). Nature of Science, Scientific Inquiry, and Socio-Scientific Issues Arising from Genetics: A Pathway to Developing a Scientifically Literate Citizenry. Sci & Educ. 23.

Nurse, P. (2016). The Importance of Biology Education. Journal of Biological Education, 50(1).

OECD, (2015). PISA 2015 Result in Focus. Paris : OECD.

Qulud, Wahidin dan Yuyun Maryuningsih. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7e untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Konsep Sistem Reproduksi Kelas XI di SMA Negeri 1 Arjawinangun. Scientiae Educatia. 1(1).

Rahmi. (2017). Analisis Keterampilan Psikomotorik untuk Membangun Literasi Biologi Siswa Melalui Kegiatan Laboratorium. Program Studi Pendidikan Biologi. IV(1).

Sugiyono, (2015). Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sukmadinata, N. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Suwono, H. (2017). Enhancement of Students’ Biological Literacy and Critical Thinking of Biology Through Socio-Biological Case-Based Learning. JPII. 6(2).

Turiman, P. et al. (2012). Fostering the 21st Century Skills trough Scientific Literacy and Science Procces Skills. Procedia-Social and Behavioral Sciences. 59.

Uno, G., dan Rodger Bybee. (1994). Understanding the Dimensions of Biological Literacy. Oxford University Press on Behalf of The American Institute of Biological Sciences.

Wahidin. (2006). Metode Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Bandung: Sangga Bauana.

Widowati, Asri. (2008). Diktat Pendidikan Sains.Yogyakarta: Fakultas MIPA UNY.


Article Metrics

Abstract view : 4 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.