KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)

Vanesa Anjani(1*), tamsik udin(2),


(1) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
(2) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


Kemampuan komunikasi merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan pada peserta didik, termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa madrasah ibtidaiyah masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, bertanya, maupun menjawab pertanyaan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi siswa dalam mata pelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di MIN 1 Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% siswa masih bersikap pasif selama proses pembelajaran. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan metode ceramah, keterbatasan media visual, dan rendahnya rasa percaya diri siswa dalam berbicara. Guru menyatakan perlunya media yang lebih interaktif dan kontekstual untuk menumbuhkan keberanian siswa berkomunikasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran SKI memerlukan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan berbasis visual.

Kemampuan komunikasi merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan pada peserta didik, termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa madrasah ibtidaiyah masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, bertanya, maupun menjawab pertanyaan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi siswa dalam mata pelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di MIN 1 Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% siswa masih bersikap pasif selama proses pembelajaran. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan metode ceramah, keterbatasan media visual, dan rendahnya rasa percaya diri siswa dalam berbicara. Guru menyatakan perlunya media yang lebih interaktif dan kontekstual untuk menumbuhkan keberanian siswa berkomunikasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran SKI memerlukan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan berbasis visual.

 


Keywords


Kemampuan Komunikasi, Sejarah Kebudayaan Islam

Full Text:

PDF

References


Ain, S., & Mustika, D. (2021). Inovasi Media Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar. Bandung: Alfabeta.

Arsyad, A. (2015). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2021). E-learning and the Science of Instruction. New Jersey: Wiley.

Devito, J. A. (2019). Human Communication: The Basic Course (14th ed.). Boston: Pearson Education.

Fauzi, A. (2020). Pembelajaran sejarah berbasis media visual di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 85–93. https://doi.org/10.21009/JPD.112.05

Haryanto, T., & Sari, N. (2022). Pemanfaatan komik digital dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Edutech, 8(1), 44–55. https://doi.org/10.17509/edutech.v8i1.45672

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Munawir, A., Rahmi, L., & Yuliani, D. (2023). Penggunaan komik digital dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi komunikasi siswa madrasah ibtidaiyah. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(1), 23–32. https://doi.org/10.31004/jipd.v6i1.3298

Nilam, A., & Yenti, D. (2023). Pengembangan indikator komunikasi lisan siswa madrasah ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 56–68. https://doi.org/10.24042/jpi.v14i1.17652

Nugroho, R. (2023). Efektivitas e-comic terhadap kemampuan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Digital, 9(2), 112–121. https://doi.org/10.24853/jed.9.2.112-121

Setiawan, D. (2020). Keterampilan komunikasi dalam pembelajaran abad 21: Perspektif pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(2), 134–142. https://doi.org/10.17977/jph.v8i2.13245

Wahid, A., Saputra, R., & Fadillah, M. (2021). Pengembangan komik digital berbasis nilai karakter dalam pembelajaran madrasah. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(3), 201–210. https://doi.org/10.21009/jtp.v23i3.14980




DOI: 10.24235/holistik.v9i1.22303

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.