ANALISIS INSTAGRAM @iwise_edu_id SEBAGAI MEDIA DAKWAH MODERN: PENDEKATAN MULTIDIMENSIONAL TERHADAP MASYARAKAT KELAS MENENGAH ATAS DALAM PERSPEKTIF INSTITUTION
(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author
Abstract
iWise is a new Islamic educational institution that sets high tuition fees to target the upper-middle class. Given this issue, this paper aims to analyze how iWise's Instagram account functions as a modern medium for da'wah: a multidimensional approach to the upper-middle class from an institutional perspective. This study states that iWise's approach as a da'wah institution that adopts modernization strategies and tends to be oriented towards the upper-middle class may overlook the lower class, who also need spiritual services. The theory used in this study is the institutional theory proposed by Branston and Stafford (2003: 182-200). This study uses a constructivist paradigm methodology through a qualitative approach with the research subjects being the iWise Instagram account and iWise administrators, while the research object is modern da'wah. This study proves that as a medium for Islamic studies, iWise takes a holistic approach in delivering modern da'wah, reflecting efforts to make Islam a “way of life.” From an institutional perspective, this study concludes that iWise as an institution successfully reflects that da'wah in the contemporary era not only functions as a means of spreading religious values but also as a space for dialogue that bridges spirituality with the modern aspirations of society.
iWise merupakan lembaga pendidikan Agama Islam baru yang menetapkan biaya pendidikan cukup tinggi untuk menargetkan masyarakat kalangan menengah ke atas. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka kajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana instagram iWise sebagai media dakwah modern: pendekatan multidimensional terhadap masyarakat menengah atas dalam perspektif institution. Penelitian ini menyatakan bahwa pendekatan iWise sebagai lembaga dakwah yang mengadopsi strategi modernisasi dan cenderung berorientasi pada masyarakat kelas menengah atas dapat mengesampingkan kelompok masyarakat kelas bawah yang juga membutuhkan layanan spiritual. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori institusi yang dikemukakan oleh Branston dan Stafford (2003: 182-200). Penelitian ini menggunakan metodologi paradigma konstruktivisme melalui pendekatan kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah akun instagram iWise dan pengurus iWise, sedangkan objek penelitiannya adalah dakwah modern. Penelitian ini membuktikan bahwa sebagai media kajian Islam, iWise melakukan pendekatan holistik dalam menyampaikan dakwah modern mencerminkan upaya untuk menjadikan Islam sebagai “way of life”. Dalam perspektif institusi, penelitian ini menyimpulkan iWise sebagai sebuah institusi berhasil mencerminkan bahwa dakwah di era kontemporer tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran nilai-nilai agama, tetapi juga sebagai ruang dialog yang menjembatani spiritualitas dengan aspirasi modern masyarakat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdussamad, Zuchri. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press.
Bajari, Atwi. (2022). Komunikasi Manusia Sejarah, Konsep, Praktik. (Jatinangor: Alamtara Institute), h. 59-158.
Branston, Gill and Roy Stafford, The Media Student’s Book, Third Edition, (London and New York: Routledge, 2003). p. 182-200.
Delfanti, Alessandro., dan Arvidsson, Adam. (2019). Introduction To Digital Media. (Malden: John Wiley & Sons, Inc). Hal, 52-53.
Harahap, Nursapia. (2020). Penelitian Kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing.
Haryoko, Sapto., Bahartiar., dan Awardi, Fajar. (2020). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Makassar: Universitas Negeri Makassar.
Hasan, Muhammad., dkk. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. (Makassar: CV Tahta Media Group) h, 197-212.
Qadaruddin, Muhammad A. (2019). Pengantar Ilmu Dakwah. (CV. Penerbit Qiara Media), h. 4.
Raho, Bernard. (2016). Sosiologi. (Maumere: Ledalero). Hal, 1-7.
Abd, Zayn Rahman. (2015). Konsep Ummah Dalam Al-Qur’an (Sebuah Upaya Melerai Miskonsepsi Negara-Bangsa). Religi: Jurnal Studi Islam, 6(1): 4.
Aidah, Asnil R., dkk. (2022). Pengorganisasian Dalam Perspektif Al Quran. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3): 10505-10506.
Aisyah, Nur., dan Rofiah, Sawiyatin. (2022). Dakwah Modern Pada Era Konvergensi Media: Studi Kasus Youtube Pondok Pesantren Nurul Jadid. Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 8(2): 113.
Al-Mukarromah. (2022). Dakwah dalam Pandangan Imam Khomeini (1902-1989 M). Al-Qaul: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 1(1): 4.
Andini, Ilham Putri., dkk. (2023). Perubahan Dakwah di Era Digital. ALADALAH Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 1(2): 308.
Anwar, Harles., dan Mualimin. (2019). Dakwah Melalui Pembinaan Keagamaan Terhadap Masyarakat Muslim Pedalaman Oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Tebas, Sambas. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 1(1): 24.
Ar’rahmah, Fat’hiyah., dan Alifiyori, Diarcy. (2024). Strategi Perencanaan Dakwah Masyarakat Urban di Masjid Al-Humaidiyah Surabaya. Journal of Islamic Communication Studies (JICoS), 2(1): 59.
Basit, Abdul. (2013). Dakwah Cerdas di Era Modern. Jurnal Komunikasi Islam, 3(1): 76-94.
Chairul, M.B.U. (2021, Oktober). Paradigma Konstruktivis. Diakses pada 17 Desember 2024, dari https://www.researchgate.net/profile/Muhammad-Chairul-basrun-Umanailo/publication/336764265_Paradigma_Konstruktivis/links/5db7109292851c8180114415/Paradigma-Konstruktivis.pdf
Choirin, Muhammad., dkk. (2024). Inovasi Dakwah untuk Penguatan Kesadaran Keagamaan: Studi Pada Komunitas Muslim Kelas Menengah. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 7(2): 28-41.
Choirin, Muhammad., Syafi’I, Ahmad Helwani., dan Tajudin. (2024). Inovasi Dakwah untuk Penguatan Kesadaran Keagamaan: Studi Pada Kmonuitas Muslim Kelas Menengah. Al’I’lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 7(2): 36.
Darojatun, Rina. (2018). Tren Produk Halal, Gaya Hidup Syar’I dan Kesalehan Simbolik: Studi Tentang Muslim Kelas. Jurnal Wardah, 19(2): 135-157.
Dewi, Oki Setiana., dan Fata, Ahmad Khoirul. (2021). Beragam Jalan Menjadi Salih: Model Dakwah Kelas Menengah Muslim Indonesia. Jurnal Bimas Islam, 14(1): 20-21.
Durratun, Napisah. (2023). Tuntutan Islam dalam Moderasi Gaya Hidup Masyarakat di Era Globalisasi. Journal Islamic Education, 1(3): 898.
http://quran.bblm.go.id/?id=31679. Diakses pada 29 Desember 2024 pukul 13.50 WIB.
http://quran.bblm.go.id/?id=76348. Diakses pada 29 Desember 2024 pukul 13-15 WIB.
https://iwise.id. Diakses pada 28 Desember 2024 pukul 15.00 WIB.
Jessica Winegar dalam “Purposeful Art between Television Preachers and the State”, Journal Arts & Culture, 2008.
Kafid, Nur. (2020). Sufisme Dalam Dinamika Kehidupan Masyarakat Muslim Kontemporer. Jurnal Mimbar Agama Budaya, 37(1): 23-32.
Kango, Andries. (2015). Dakwah di Tengah Komunitas Modern. Jurnal Dakwah Tabligh, 16(1): 42-53.
Ma’zumi., Syihabudin., dan Najmudin. (2019). Pendidikan Dalam Perspektif Al-Qur’an dan Al-Sunnah: Kajian Atas Istilah Tarbiyah, Taklim, Tadris, Ta’dib dan Takziyah. TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education, 6(2): 196.
Marwantika, Asna Istya. (2019). Potret dan Segmentasi Mad’u Dalam Perkembangan Media di Indonesia. Jurnal al-Adabiya, 14(1): 13.
Masri, Abdul Rasyid. (2017). Konsepsi Dakwah Dalam Pembangunan Masyarakat Madani Indonesia (Refleksi atas Realitas Dakwah Rasulullah Membangun Masyarakat Madinah). Jurnal Tasamuh, 14(2): 115-126.
Masturi, Ade. (2017). Dakwah Komaruddin Hidayat Oada Masyarakat Perkotaan. Jurnal Pengkajian dan Implementasi Ilmu Dakwah, 12(1): 126.
Moch. Fakhruroji. (2010). Komodifikasi Agama Sebagai Masalah Dakwah. Jurnal Ilmu Dakwah, 5(16): 2-3.
Nafisah, Raudhatun., dan Aiman, Ummul. (2016). Lafaz Ru’ya dan Hulm dalam Al-Qur’an. Tafse: Jurnal of Qur’anic Studies, 1(1): 90.
Nur, Aisyah., dan Sawiyatin, Rofiah. (2022). Dakwah Modern Pada Era Konvergensi Media: Studi Kasus Youtube Pondok Pesantren Nurul Jadid. Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 8(2): 111.
Pirol, Abdul. Institusi Media Massa dan Pengaruhnya Terhadap Masyarakat. jurnal Al-Tajdid, 1: 17.
Prasetyo, Eko Yudi., dkk. (2022). TV9 Sebagai Media Islam Aswaja Perspektif Institution. VIRTU: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam, 2(1): 31-46.
Putra, Roni., Alwizar., dan Hitami, Munzir. Konsep Tentang Masyarakat: Ummah, Sya’b, Kabilah, Wasth, Qisth, Adl. Jurnal Literasiologi, 9(2): 165-167.
Rustandi, Ridwan. (2019). Cyberdakwah: Internet sebagai Media Baru dalam Sistem Komunikasi Dakwah Islam. Nalar: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam, 3(2): 91.
Sri Widyastri., dan Isman Iskandar. (2020). Institusi Keagamaan dan Masyarakat: Peran Dakwah IIQ Jakarta dalam Perspektif Media Institusi. TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah, 2(1): 22-23.
Sunaryanto., Sofyan Rizal., Zulkifli. (2022). Religious Burgeois Lifestyle of Celebrity Hijrah: Reading the Resurrection of the Muslim Middle Class Based on Cultural Imperialism and Global Economic Factors. MUBARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial, 5(1): 64-70.
Suroto. (2015). Konsep Masyarakat Madani di Indonesia Dalam Masa Postmodern (Sebuah Analitis Kritis). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(9): 664-671.
Syaputra, Imam., dan Sabri, Yuli. (2023). The Role and Function of Media Institutions in Society in the Digital Age: A Case Study in Indonesia. SEMANTIK: Journal of Social, Media, Communications, and Journalism, h. 65.
Syaputra, Imam., dan Sabri, Yuli. (2023). The Role and Function of Media Institutions in Society in the Digital Age: A Case Study in Indonesia. SEMANTIK: Journal of Social, Media, Communications, and Journalism, h. 66.
Widyastri, Sri., dan Iskandar, Isman. (2020). Institusi Keagamaan dan Masyarakat: Peran Dakwah IIQ Jakarta dalam Perspektif Media Institusi. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 2(1): 17-38.
Yudi, Eko P., Mauli, Deden D., dan Afdoli, M. Romadoni. (2022). TV9 Sebagai Media Islam Aswaja Perspektif Institution. VIRTU: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam, 2(1): 33.
Yudi, Eko P., Mauli, Deden D., dan Afdoli, M. Romadoni. (2022). TV9 Sebagai Media Islam Aswaja Perspektif Institution. VIRTU: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam, 2(1): 34-35.
Adeni. (2016). Institusi Televisi Keislaman: Studi atas Rodja TV sebagai Media Islam Salafi, (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Cinta Buku Media)
Khatima, Khusnul. (2016). Ru’ya Dalam Al-Qur’an. (Tesis Magister, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Oki Setiana Dewi. (2020). Pengajian Selebritas Hijrah Kelas Menengah Muslim (2000-2019): Respons Atas Dakwah Salafi dan Jamaah Tabligh. (Disertasi, Doktor: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), h. 2-6.
Bakti, Andi Faisal. (2005). Islam and Modernity: Nurchlish Madjid’s Interpretation of Civil Society, Pluralism, Secularization, and Democracy. Asian Journal of Social Science, 33(3): 491.
Bakti, Andi Faisal. (2018). Media and Religion: Rodja TV’s Involvement in the Civil Society Discourse for Community Development. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 34(3): 226.
Bakti, Andi Faisal. The Role of Islamic Media in The Globalization Era. Between Rekigious Principles and Values of Globalization, The Chalenges and The Opportunities, “paper presented at the second International Conference on Islamic Media, 13-15 Desember 2011.
Bakti, Andi Faisal., dan Meidasari, Venny Eka. (2014). Trendsetter Komunikasi di Era Digital: Tantangan dan Peluang Pendidikan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 4(1): 43.
Komarudin Shaleh dan Nandang HMS. (2016). Dakwah pada Masyarakat Perkotaan: Studi Deskriptif Analisis terhadap Wijhah dan Aktivitas Dakwah Persis Pimpinan Daerah Kota Bandung. Prosiding SnaPP tahun 2016 hal 272.
DOI: 10.24235/holistik.v8i2.22296
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.