Persepsi Masyarakat terhadap Penanganan Kekerasan dalam Rumah Tangga: Studi Kasus di Kota Dumai
(1) Stia Lancang Kuning Dumai
(2) Stia Lancang Kuning Dumai
(3) Stia Lancang Kuning Dumai
(4) Stia Lancang Kuning Dumai
(*) Corresponding Author
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Dumai. Fenomena KDRT masih dianggap sebagai masalah pribadi oleh sebagian masyarakat, yang menyebabkan rendahnya angka pelaporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari warga Kota Dumai dengan berbagai latar belakang usia, jenis kelamin, dan status pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami bahwa KDRT tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga verbal, psikologis, dan ekonomi. Faktor utama pemicu KDRT adalah tekanan ekonomi, budaya patriarki, kurangnya komunikasi, dan pengaruh lingkungan. Masyarakat cenderung pasif dalam menanggapi KDRT karena adanya anggapan bahwa hal tersebut merupakan urusan pribadi. Namun, sebagian informan menunjukkan adanya kesadaran dan keinginan untuk membantu korban. Dampak yang dialami korban mencakup trauma, kehilangan kepercayaan diri, isolasi sosial, hingga ketergantungan ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi masyarakat, pelibatan tokoh masyarakat, serta akses yang lebih luas terhadap layanan perlindungan korban.
References
Arifin, M. (2022). Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pencegahan Kekerasan Rumah Tangga. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(3), 123–134. https://ejournal.ipdn.ac.id/index.php/jip/article/view/1278](https://ejournal.ipdn.ac.id/index.php/jip/article/view/1278
Azizah, Q. N., & Kurnia, H. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Fenomena Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Desa Kalangan Baturetno Banguntapan Bantul. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(2), 68–75. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1849
Campbell, R. (2016). Rape survivors’ experiences with the legal and medical systems: Do rape victim advocates make a difference? Journal of the American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, 55(5), 451–456. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jaac.2016.04.010
Connell, R. W. (2005). Change among the gatekeepers: Men, masculinities, and gender equality in the global arena. Signs: Journal of Women in Culture and Society, 30(3), 1801–1825. https://doi.org/https://doi.org/10.1086/427525
Darwis, H., & Rohmaniyah, I. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga (Studi Kasus di Mapili Barat Polewali Mandar. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 7(1), 30–42. https://doi.org/10.24252/sosioreligius.v7i1.30713
Indrawati, R. (2021). Dampak Psikologis Kekerasan dalam Rumah Tangga Terhadap Perempuan Korban KDRT. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(2).
Jovanka Yves Modiano. (2021). PENGARUH BUDAYA PATRIARKI DAN KAITANNYA DENGAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Jurnal Sopientia et Virtus, 6(2), 129–140.
Lenore E. Walker. (2014). The Battered Woman. Harper Collins.
Perempuan, K. (2022). Rekomendasi Kebijakan Penanganan KDRT di Wilayah Lokal.
Putri, A. D., & Kurniawati, H. (2022). Dampak Psikologis Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Strategi Pemulihannya. Jurnal Konseling Dan Psikologi, 4(3), 233–245. https://doi.org/https://jurnal.umt.ac.id/index.php/jkp/article/view/4062
Putri, N. E., & Suherman, A. (2024). Budaya Patriarki Akar KDRT Terhadap Perempuan Budaya Patriarki : Pengaruhnya Terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perempuan ( Di Bidang Ekonomi ). 2(1), 193–202.
Putri, R. D., & Hartini, S. (2021). Sikap Masyarakat terhadap Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga di Wilayah Perkotaan. Jurnal Sosiologi Nusantara, 7(1), 33–48.
Santoso, A. B. (2019). Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Terhadap Perempuan: Perspektif Pekerjaan Sosial. Komunitas, 10(1), 39–57. https://doi.org/10.20414/komunitas.v10i1.1072
Saraswati, N, P. (2020). Ketergantungan Ekonomi Perempuan dan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jurnal Gender Dan Anak, 8(1).
Sari, Y. (2021). Peran Sistem Pelaporan dalam Pencegahan KDRT. Jurnal Gender Dan Sosial, 5(1), 34–42. https://ejournal.upi.edu/index.php/gendersosial/article/view/12945](https://ejournal.upi.edu/index.php/gendersosial/article/view/12945
Setiawan, A., & Ramadhan, D. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Kekerasan Dalam Rumah Tangga: Studi Kasus di Kecamatan X. Jurnal Sosiologi Reflektif, 14(1), 45–58.
Setiawan, N. H., Devi, S. S., Damayanti, L., Pramudya, F., & Antony, H. (2023). Pemahaman dan faktor – faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga: tinjauan literatur. Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan, 3(2), 1–6. https://jurnal.anfa.co.id/index.php/civilia/article/view/448
Suryani, R., & Ambarwati, R. (2021). Sosialisasi Hukum sebagai Upaya Pencegahan KDRT di Masyarakat Urban. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 19(2), 88–96. https://jurnal.unj.ac.id/unj/index.php/jks/article/view/18502](https://jurnal.unj.ac.id/unj/index.php/jks/article/view/18502
Wulandari, N. (2022). Efektivitas Penegakan Hukum dalam Kasus Kekerasan Rumah Tangga di Indonesia. Jurnal Krimonologi Indonesia, 9(3), 123–135.
Yuliana, S. (2021). Hubungan Masalah Ekonomi dengan Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Sosial, 6(3).
DOI: 10.24235/equalita.v7i2.21251
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times PDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Indexed By:
EDITORIAL OFFICE:
LP2M Building, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-489926.

Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak is licensed under a Creative Commons 4.0 International License.







.png)
.png)
.png)