Kekerasan terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel “Lebih Putih Dariku” Karya Dido Michielsen

Rapika Sabila(1*), Tato Nuryanto(2), Nurhannah Widianti(3),


(1) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
(2) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
(3) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


Studi ini bertujuan menguraikan dan menggali pengalaman kekerasan yang dialami oleh karakter perempuan dalam novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan bantuan teori feminisme postkolonialisme teori Spivak dan konsep kekerasan Johan Galtung. Data diperoleh melalui studi pustaka dengan metode membaca dan mencatat secara intensif, serta pengecekan data secara berlapis untuk memvalidasi hasil. Hasil penelitian mengidentifikasi 32 karakter perempuan dalam novel ini mengalami berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan langsung, struktural, dan kultural. Kekerasan langsung meliputi aspek fisik, verbal, dan seksual; kekerasan struktural mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan politik; dan kekerasan kultural merujuk pada aspek agama, seni, bahasa, dan ideologi. Kekerasan langsung menjadi bentuk yang paling sering dialami, dipicu oleh struktur sosial feodal dan kolonial di Hindia Belanda abad 19. Penelitian ini memberikan wawasan lebih mendalam tentang representasi kekerasan terhadap perempuan dalam sastra, serta berkontribusi terhadap pemahaman teori feminisme dan pentingnya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dalam konteks sejarah dan sastra.


Full Text:

PDF

References


Dwi Eriyanti, L. (2017). Pemikiran Johan Galtung tentang Kekerasan dalam Perspektif Feminisme. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1). https://doi.org/10.18196/hi.61102

Fatahilah, R. M. (2022). Potret Kekerasan Dalam Novel Dawuk : Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan ( Perspektif Johan Galtung ). Bapala, 9(8), 34–50.

Gusty, N. (2023). Kekerasan Perempuan Pada Tokoh Utama dalam Novel Tuhan Lindungi Mahkotaku: Kajian Feminisme. Kode : Jurnal Bahasa, 12(2), 80–96. https://doi.org/10.24114/kjb.v12i2.47320

Israpil, I. (2017). Budaya Patriarki dan Kekerasan Terhadap Perempuan (Sejarah dan Perkembangannya). Pusaka, 5(2), 141–150. https://doi.org/10.31969/pusaka.v5i2.176

Juliana, A., & Permatasari, A. (2023). Diksiminasi dan Ketidakadilan terhadap Perempuan Pribumi dalam Novel Lebih Putih Dariku. Bandung Conference Series: Journalism, 3(2), 145–152. https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i2.8391

Khaswara, F., & Hambali, R. Y. A. (2021). Conflict Theory According to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 650–661.

Michielsen, D. (2022). Lebih Putih Dariku. Marjin Kiri.

Nanil, S. M. H., Kadir, H., & Far Lantowa, J. ’. (2022). EKSPLOITASI DAN OBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL HILDA KARYA MUYASSAROTUL HAFIDZOH (SEBUAH KAJIAN FEMINISME RADIKAL) The Exploitation and Objectivity of Women in Muyassarotul Hafidzoh’s Hilda Novel (A Study Of Radical Feminism). Jambura Journal of Linguistics and Literature, 3(1), 33–48. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjll

Nawir, M., & Risfaisal, R. (2017). Subordinasi Anak Perempuan Dalam Keluarga. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 3(1), 29–37. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v3i1.510

Nurhidayah, D., Nuryani, H., Agustiana, L., Widianingsih, P., Nuralizza, T., Sabilah, T. Y., Rozak, A., & Pujiatna, T. (2024). Penindasan Perempuan Dalam Cerpen Hujan Di Bulan Desember Karya Guntur Alam. Jurnal Tuturan, 12(2), 87. https://doi.org/10.33603/jurnaltuturan.v12i2.8925

Rahayu, S. R., Alfaruk, A., & Diah Haryanti, N. (2021). Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado. Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 2(02), 52–62. https://doi.org/10.46772/semantika.v2i02.385

Saputri, R. M., & Rinenggo, A. (2023). Pengaturan Hak Asasi Manusia bagi Perempuan Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945. WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan), 11(1), 50. https://doi.org/10.61689/waspada.v11i1.407

Sodah, Y. (2023). Kekerasan Terhadap Perempuan: Pencegahan dan Penanganan Suatu Tinjauan Psikologi Sosial. Syntax Idea, 5(11), 2327–2336. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i11.2912

Vera Sukma Maghfirah, & Alex Sobur. (2023). Perlawanan Kaum Perempuan terhadap Dominasi Patriarki dalam Novel. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 105–112. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v3i2.2705

Dwi Eriyanti, L. (2017). Pemikiran Johan Galtung tentang Kekerasan dalam Perspektif Feminisme. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1). https://doi.org/10.18196/hi.61102

Fatahilah, R. M. (2022). Potret Kekerasan Dalam Novel Dawuk : Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan ( Perspektif Johan Galtung ). Bapala, 9(8), 34–50.

Gusty, N. (2023). Kekerasan Perempuan Pada Tokoh Utama dalam Novel Tuhan Lindungi Mahkotaku: Kajian Feminisme. Kode : Jurnal Bahasa, 12(2), 80–96. https://doi.org/10.24114/kjb.v12i2.47320

Israpil, I. (2017). Budaya Patriarki dan Kekerasan Terhadap Perempuan (Sejarah dan Perkembangannya). Pusaka, 5(2), 141–150. https://doi.org/10.31969/pusaka.v5i2.176

Juliana, A., & Permatasari, A. (2023). Diksiminasi dan Ketidakadilan terhadap Perempuan Pribumi dalam Novel Lebih Putih Dariku. Bandung Conference Series: Journalism, 3(2), 145–152. https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i2.8391

Khaswara, F., & Hambali, R. Y. A. (2021). Conflict Theory According to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 650–661.

Michielsen, D. (2022). Lebih Putih Dariku. Marjin Kiri.

Nanil, S. M. H., Kadir, H., & Far Lantowa, J. ’. (2022). EKSPLOITASI DAN OBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL HILDA KARYA MUYASSAROTUL HAFIDZOH (SEBUAH KAJIAN FEMINISME RADIKAL) The Exploitation and Objectivity of Women in Muyassarotul Hafidzoh’s Hilda Novel (A Study Of Radical Feminism). Jambura Journal of Linguistics and Literature, 3(1), 33–48. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjll

Nawir, M., & Risfaisal, R. (2017). Subordinasi Anak Perempuan Dalam Keluarga. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 3(1), 29–37. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v3i1.510

Nurhidayah, D., Nuryani, H., Agustiana, L., Widianingsih, P., Nuralizza, T., Sabilah, T. Y., Rozak, A., & Pujiatna, T. (2024). Penindasan Perempuan Dalam Cerpen Hujan Di Bulan Desember Karya Guntur Alam. Jurnal Tuturan, 12(2), 87. https://doi.org/10.33603/jurnaltuturan.v12i2.8925

Rahayu, S. R., Alfaruk, A., & Diah Haryanti, N. (2021). Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado. Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 2(02), 52–62. https://doi.org/10.46772/semantika.v2i02.385

Saputri, R. M., & Rinenggo, A. (2023). Pengaturan Hak Asasi Manusia bagi Perempuan Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945. WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan), 11(1), 50. https://doi.org/10.61689/waspada.v11i1.407

Sodah, Y. (2023). Kekerasan Terhadap Perempuan: Pencegahan dan Penanganan Suatu Tinjauan Psikologi Sosial. Syntax Idea, 5(11), 2327–2336. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i11.2912

Vera Sukma Maghfirah, & Alex Sobur. (2023). Perlawanan Kaum Perempuan terhadap Dominasi Patriarki dalam Novel. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 105–112. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v3i2.2705




DOI: 10.24235/equalita.v7i2.17187

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Indexed By:

                

      


EDITORIAL OFFICE:

LP2M Building, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-489926.

 

Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak is licensed under a Creative Commons 4.0 International License.