NILAI-NILAI EKOLOGIS DALAM AL-QUR´AN: Suatu Kajian Tafsir Tematik
(1) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(2) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(*) Corresponding Author
Abstract
This research aims to identify the Qur´anic verses related to the environment and to analyze the ecological values contained in the Qur´an along with their relevance to contemporary issues. It is a library research employing the thematic exegesis (tafsīr mauḍū´ī) method. The data were analyzed using content analysis by identifying Qur´anic verses concerning the environment and interpreting the opinions of classical and modern exegetes (mufassirīn). The research concludes that the Qur´an views the environment as an integral part of God´s creation that possesses spiritual, moral, and social values, and positions humans as khalīfah (stewards) responsible for maintaining the balance and sustainability of nature. These ecological values are highly relevant in addressing contemporary environmental crises such as climate change, deforestation, and pollution, by serving as ethical, policy, and educational foundations rooted in religious principles. Further research is encouraged to develop an Islamic environmental jurisprudence (fiqh al-bī´ah) that regulates the relationship between humans and nature based on the principle of public benefit (maṣlaḥah mursalah).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ayat-ayat al-Qur´an tentang lingkungan hidup. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis nilai-nilai ekologis yang terdapat dalam al-Qur´an serta relevansinya terhadap permasalahan kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan metode tafsir mauḍū´i. Pendekatan yang digunakan yaitu tafsir tematik, ekologi dan studi kritis. Teknik analisis data menggunakan content analysis yaitu mengidentifikasi ayat-ayat al-Qur´an tentang lingkungan hidup dan menginterpretasikan pendapat mufassirin. Langkah-langkah identifikasi ayat-ayat tentang lingkungan hidup, seperti: amanah, khalifah dan fasad. Kemudian menyortir dan menyajikan ayat-ayat sesuai tema. Penelitian ini menyimpulkan bahwa al-Qur´an memandang lingkungan hidup sebagai bagian dari ciptaan Allah swt yang memiliki nilai spiritual, moral dan sosial, serta menempatkan manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian alam. Hasil dari nilai-nilai ekologis ini relevan terhadap krisis lingkungan kontemporer seperti perubahan iklim, deforestasi dan pencemaran, dengan menjadikannya landasan etika, kebijakan dan pendidikan lingkungan berbasis keagamaan. Penelitian lanjutan dapat menginspirasi pembentukan fikih lingkungan (fiqh al-bī´ah) yang mengatur hubungan manusia dengan alam berdasarkan prinsip kemaslahatan (maṣlaḥah mursalah).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Bukhārī, Muḥammad ibn Ismā‘īl. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Jil. 2. Beirut: Dār Ibn Kathīr, 1987.
Al-Farmawī, ‘Abd al-Ḥayy. Al-Bidāyah fī al-Tafsīr al-Mawḍū‘ī: Dirāsāt Manhajiyyah Mawḍū‘iyyah. Miṣr: Maktabah Jumhūriyyah, 1977.
———. Metode Tafsir Maudhu‘i dan Cara Penerapannya. Bandung: CV Pustaka Pedia, 2002.
Ash-Shiddieqy, Teungku Muḥammad Hasbi. Tafsir al-Qur'ān al-Majīd al-Nūr. Vol. 2. Semarang: PT Pustaka Rizki Putra, 2000.
Drisko, James W., dan Tina Maschi. Content Analysis. New York: Oxford University Press, 2016.
Fakhr al-Dīn al-Rāzī. Mafātīḥ al-Ghayb. Cet. II. Beirut: Dār al-Fikr, 1981.
Hamzah, Amir. Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research): Kajian Filosofis, Teoretis, dan Aplikatif. Malang: Literasi Nusantara, 2019.
Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring (Online). Versi 2.9 (2012–2025). Diakses dari https://kbbi.web.id/ekologi.
Kartika, M. Galib, dan Achmad Abubakar. “Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Kajian Tafsir Tematik.” Jurnal Alwatzikhoebillah 11, no. 1 (2025): 363–372.
Kementerian Agama Republik Indonesia. “Pimpin Gerakan Tanam Sejuta Pohon di Hari Bumi, Menag: Tokoh Agama Beri Teladan Pelestarian Alam.” Diakses dari https://kemenag.go.id/nasional/pimpin-gerakan-tanam-sejuta-pohon-di-hari-bumi-menag-tokoh-agama-beri-teladan-pelestarian-alam-81ceW.
———. Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM). “Buku Tafsir Ayat-Ayat Ekologi: Jawaban Islami untuk Krisis Ekologi.” Diakses dari https://bmbpsdm.kemenag.go.id/berita/buku-tafsir-ayat-ayat-ekologi-jawaban-islami-untuk-krisis-ekologi.
———. Terjemah Makna al-Qur’ān Bahasa Indonesia. Madinah: Kompleks Percetakan al-Qur’ān Raja Fahd, 1971.
Muhammad, Asmawati, Abdul Halim Syihab, dan Meguellati Achour. “Quranic Messages on Environmental Sustainability: An Expository Study of Its Relevance.” Al-Bayan: Journal of Qur’an and Hadith Studies 17, no. 1 (2019): 38–59.
Mun‘im, Zainul. “Etika Lingkungan Biosentris dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Pelestarian Lingkungan Hidup Karya Kementerian Agama.” SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur’an dan Budaya 15, no. 1 (2022): 197–221.
Munawwir, Aḥmad Warson. Al-Munawwir: Kamus Arab–Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.
Nihayah, Ḥamidatun, dan M. Mukhsin Jamil. “The Character of Ecological People in the Quran: A Thematic Interpretation Study.” Al-Ulya: Jurnal Pendidikan Islam 9, no. 2 (2024): 212–223.
Nur, Afrizal, Hayati bin Husin, Alwizar, dan Muhammad Yasir. “Qur’anic Ecotheology and the Ethics of Forest Protection in Indonesia.” Jurnal Studi Ilmu-ilmu al-Qur’an dan Hadis 26, no. 2 (2025): 351–382.
Rahmat, Maulana Bagus. “The Idea of Islamic Ecotheology in Responding to the Global Environmental Crisis: An Analysis of the Concepts of Khalifah, Mīzān, and Maṣlaḥah.” Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy 7, no. 1 (2025): 93–110.
Raya, Aḥmad Ṭīb. Ensiklopedi al-Qur’ān. Vol. 2. Ciputat: Lentera Hati, 2007.
Reflita, dkk. Tafsir Ayat-Ayat Ekologi: Membangun Kesadaran Ekoteologis Berbasis Al-Qur’an. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2025.
Sani, Hendra, dan Syamsuddin. “Konflik Penambangan Nikel di Raja Ampat: Analisis Etika Lingkungan dan Rekayasa Pertambangan untuk Konservasi Berkelanjutan.” Journal of Artificial Intelligence and Digital Business 4, no. 2 (2025): 3453–3461.
Sanawati, Ciptia Khoirulina, dan Rizky Selvia Putri. “Pembangunan Berkelanjutan Melalui Green Economy Perspektif Maqāṣid Syarī‘ah.” Journal of Economics, Law and Humanities 4, no. 1 (2025): 113–122.
Saputra, Muhamad Adji, dan Muhammad Alif. “Pelestarian Lingkungan dalam Perspektif al-Qur’an: Studi Qur’an Tematik.” Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Hadis 5, no. 2 (2025): 434–442.
Sari, Inggia, dan Kasman Karimi. “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk dan Konsumsi Energi terhadap Degradasi Lingkungan di Indonesia.” Journal of Economic Development 1, no. 1 (2023): 46–55.
Shavarani, M. “The Position of Humanity in Islamic Environmental Theology: Caliph or Servant.” Journal of Islam and the Contemporary World 1, no. 4 (2024): 73–99.
Shihab, M. Quraish. Kaidah Tafsir. Ciputat: Lentera Hati, 2013.
———. Membumikan al-Qur’ān: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 1996.
———. Tafsīr al-Mishbāḥ: Pesan, Kesan dan Keselarasan al-Qur’ān. Vol. 1. Ciputat: Lentera Hati, 2003.
Syauqiah, Zulfa, dan Ahmad Hanif Syafril Alfalah. “Keseimbangan Alam dalam Perspektif al-Qur’an: Tafsir Tematik tentang Lingkungan dan Implikasinya dalam Kehidupan Modern.” Jurnal Media Akademik (JMA) 3, no. 6 (2025): 1–20.
Tamam, Badru. “Ekologi dalam Tafsir Kontemporer”. Disertasi, Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.
DOI: 10.24235/diyaafkar.v13i2.22356
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







.png)

3.png)











