Komunikasi Hijau Melalui Pengembangan Green School Dengan Sustainable Farming Apotek Hidup Dan Bahan Pangan Untuk Sekolah Sungai Ciliwung
(1) Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(2) Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(3) Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(4) Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Dengan lebih dari 40 juta orang yang bekerja di industri kehutanan, perikanan, dan pertanian, Indonesia adalah negara agraris. Namun, perkembangan industri ini sangat lambat, hanya menyumbang sekitar 12% dari PDB Indonesia. Indonesia adalah negara agraris yang tetap mengimpor banyak barang, termasuk daging, gula, dan beras. Hal ini disebabkan karena, dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara dan seluruh dunia, ketahanan pangan Indonesia masih sangat bermasalah. Tingkat ketahanan pangan Indonesia lebih rendah daripada rata-rata dunia dan negara-negara tetangganya. Indeks Ketahanan Pangan Global (GFSI) tahun 2022 menempatkan Indonesia di peringkat ke-69 dari 113 negara. Menurut GFSI, Indonesia berada di peringkat ke-63 dari 113 negara pada tahun 2023. (2023, CNBC) Selama masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), pertumbuhan PDB rata-rata di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan hanya 3,04%, dibandingkan dengan 3,6% selama era Susilo Bambang Yudhoyono. Sementara itu, perdagangan grosir dan ritel serta perbaikan mobil dan sepeda motor meningkat sebesar 12,85%. Indonesia, di sisi lain, mengonsumsi banyak sekali, terutama makanan yang tinggi karbohidrat. Oleh karena itu, alih-alih memajukan ketahanan pangan di Indonesia, impor justru menjadi cara untuk memenuhi konsumsi produk pertanian. (2023, CNBC) Dalam program ini, sekolah Ciliwung River dan komunitas Mat Peci berperan sebagai duta bagi mitra pengabdian masyarakat. Permasalahan dari dua mitra tersebut adalah yang pertama, walaupun terdapat lahan kosong namun belum produktif untuk menjadi lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai kebun komunal untuk dapat dikonsumsi anak-anak sekitar sekolah sungai ciliwung dan komunitas mat peci dan diolah menjadi barang konsumsi lainnya seperti jamu untuk kesehatan. Permasalahan kedua, Sekolah Sungai Ciliwung merupakan sekolah informal yang menjadi laboratorium hidup bagi berbagai sekolah di sekitaran DKI Jakarta yang ingin belajar mengenai pelestarian alam dan sungai. Namun pendiri Sekolah belum paham mengenai konsep sustainable farming dimana kebun seharusnya menggunakan konsep berkelanjutan dengan mengintegrasikan kebun dan peternakan menjadi satu dimana hasil peternakan menjadi sumber pupuk bagi kebun dan pakan ternak berasal dari kebun. Ketiga anak-anak belum dilibatkan dalam pembangunan daerah sehingga masih tersisih dan tidak diperhatikan dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya, termasuk pemenuhan pangan gizi yang sehat dan berasal dari wilayah setempat sehingga konsep garden to table belum dimanfaatkan untuk menunjang kesehatan anak-anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bercocok tanam dan mengembangkan model kebun komunal serta mengolah tanaman obat menjadi jamu. Sehingga dibutuhkan solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan khususnya pada anak-anak yang tergabung dala sekolah sungai ciliwung dan komunitas mat peci yaitu dengan berbagai metode yang diterapkan dalam kegiatan diantaranya observasi, wawancara, pelatihan bercocok tanam dan mengembangkan kebun komunal yang dilakukan di Mat Peci Camp, pelatihan membuat jamu, penerapan teknologi serta pendampingan dan evaluasi. Hasil yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah tumbuhnya pengetahuan serta keterampilan peserta untuk merancang dan mengelola kebun komuntas serta hasil kebun akan mengembangkan kemandirian pangan dan ekonomi bagi anggota komunitas mat peçi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Basrowi, R. W., Wiguna, T., Samah, K., Djuwita F Moeloek, N., Soetrisno, M., Purwanto, S. A., Ekowati, M., Elisabeth, A., Rahadian, A., Ruru, B., & Pelangi, B. (2024). Exploring Mental Health Issues and Priorities in Indonesia Through Qualitative Expert Consensus. Clinical Practice & Epidemiology in Mental Health, 20(1). https://doi.org/10.2174/0117450179331951241022175443
Chaudhari, K. S., Dhapkas, M. P., Kumar, A., & Ingle, R. G. (2024). Mental Disorders – A Serious Global Concern that Needs to Address. International Journal of Pharmaceutical Quality Assurance, 15(02), 973–978. https://doi.org/10.25258/ijpqa.15.2.66
Choirunissa, R. (2024). Analysis of Mental Health Disorder Prevention Needs Among Female High School Adolescents in Jakarta: A Survey Study. Pakistan Journal of Life and Social Sciences (PJLSS), 22(2). https://doi.org/10.57239/pjlss-2024-22.2.001301
Diener, E., Emmons, R. A., Larsem, R. J., & Griffin, S. (1985). The Satisfaction With Life Scale. Journal of Personality Assessment, 49(1), 71–75. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa4901_13
Eva Siti Faridah, Munakhiroh El Hajar, Zaeni Dahlan, Ahmad Ridwan, Siskha Putri Sayekti, & Ernawati. (2024). Penanaman Kesadaran Tentang Pentingnya Kesehatan Mental Kepada Remaja. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 4(4), 1944–1951. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i4.2896
Handayani, S., Isfandari, S., Effendi, D. E., Agustiya, R. I., Ardani, I., Nugroho, A. P., & Fitrianti, Y. (2024). The Associations Between Physical Activity and Mental Health Problems in Middle-aged Indonesians. Journal of Preventive Medicine and Public Health, 57(4), 379–387. https://doi.org/10.3961/jpmph.24.003
Khuailid, M. (2019). Sistem Pendidikan Pesantren Tradisional Di Pesantren Buntet Pada Masa Kepemimpinan Kh. Abdullah Abbas. TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 1(2), 42–59. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v1i2.32
O’Connor, M., & Casey, L. (2015). The Mental Health Literacy Scale (MHLS): A new scale-based measure of mental health literacy. Psychiatry Research, 229(1–2), 511–516. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2015.05.064
Pham, M. D., Wulan, N. R., Sawyer, S. M., Agius, P. A., Fisher, J., Tran, T., Medise, B. E., Devaera, Y., Riyanti, A., Ansariadi, A., Cini, K., Kennedy, E., Wiweko, B., Luchters, S., Kaligis, F., Wiguna, T., & Azzopardi, P. S. (2024). Mental Health Problems Among Indonesian Adolescents: Findings of a Cross-Sectional Study Utilizing Validated Scales and Innovative Sampling Methods. Journal of Adolescent Health, 75(6), 929–938. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2024.07.016
Qurrata’ayun, F., Herawati, T., & Saprudin, S. (2024). Super Teens: Take Care of Your Body and Mind sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental guna Meningkatkan Kualitas Remaja di SMK Puspita Medika Kelurahan Cilangkap, Kota Depok, Jawa Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(6), 683–692. https://doi.org/10.54082/jpmii.633
Rahmawati, I. M. H., Rosyidah, I., Zulvana, Z., & Wijayanti4, A. (2025). Perubahan Mental Emosional Dengan Eating Disorder Pada Remaja Usia 13-17 Tahun. Nursing Sciences Journal, 9(1), 79–87. https://doi.org/10.30737/nsj.v9i1.6779
Rosalia Putri, Srie Wayuni, Quranayati Quranayati, Pasyamei Rembune Kala, Mhd. Hidayattullah, & Khaira Rizki. (2025). Deteksi Dini Kesehatan Mental Emosional Siswa Sekolah Menengah Atas Sebagai Langkah Awal Menciptakan Generasi Unggul. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(2), 625–632. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i2.4759
Sampaio, F., Gonçalves, P., & Sequeira, C. (2022). Mental Health Literacy: It Is Now Time to Put Knowledge into Practice. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(12). https://doi.org/10.3390/ijerph19127030
Stock, K. L., & Kolb, D. A. (2022). The Experiencing Scale. Experiential Learning and Teaching in Higher Education, 4(1), 19. https://doi.org/10.46787/elthe.v4i1.3427
Tambling, R. R., D’Aniello, C., & Russell, B. S. (2023). Mental Health Literacy: a Critical Target for Narrowing Racial Disparities in Behavioral Health. International Journal of Mental Health and Addiction, 21(3), 1867–1881. https://doi.org/10.1007/s11469-021-00694-w
DOI: 10.70095/dimasejati.v8i1.23273
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026
Mailing Address:
LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi Kesambi Kota Cirebon
E-Mail: dimasejat@uinssc.ac.id
![]()
DIMASEJATI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

