Bermain Bermakna Melalui Pendekatan Quranic Sains Pada Fase Fondasi

Eka Fitrianurddini Kusmara(1*), Ernawulan Syaodih(2), Mubiar Agustin(3),


(1) Universitas Pendidikan Indonesia
(2) Universitas Pendidikan Indonesia
(3) Universitas Pendidikan Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Fase fondasi merupakan fase yang terpenting dalam kehidupan anak usia dini karena stimulasi yang diberikan pada masa ini akan menjadi bekal untuk menempuh pendidikan pada tahap yang lebih tinggi. Di fase fondasi ini terdapat tiga element capaian pembelajaran yang harus terpenuhi diantaranya nilai agama dan budi pekerti, jati diri serta dasar-dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa dan seni. Untuk mewujudkan capaian pembelajaran tersebut, dapat dilakukan dengan pendekatan teori bermain kontemporer melalui pembelajaran qur’anic sains yang mengintegrasikan sains dengan Al-Qur’an sehingga tercipta bermain bermakna pada diri anak usia dini. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa bagaimana guru melakukan proses persiapan dan pelaksanaan pembelajaran serta persepsi orangtua siswa terhadap pembelajaran qur’anic sains yang dilakukan di TPA Al-Madani Bandung. Subjek penelitian adalah tiga orang guru dengan latar belakang pendidikan PIAUD dan tiga orang perwakilan orangtua siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dimana dalam pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan member check dan triangulasi teknik. Diketahui hasil dari penelitian ini bahwasanya dalam persiapan dan pelaksanaan bermain bermakna melalui pendekatan qur’anic sains para guru telah memiliki kemampuan pedagogi pembelajaran sains meliputi keterampilan proses yang menunjang pada tercapainya tujuan pembelajaran yang mampu meningkatkan rasa antusias anak dan motivasi belajar. Adapun persepsi orangtua terkait pembelajaran qur’anic sains menunjukan kontribusi positif terhadap proses capaian pembelajaran pada fase fondasi ini.


Keywords


Bermain bermakna, Qur’anic sains, Fase fondasi, Anak usia dini

Full Text:

PDF

References


Agustin, M., Djoehaeni, H., Kamarubiani, N., Gustiana, A. D., & Pratama, Y. A. (2024). The development of a smart teacher book for preventing stereotypical behavior and suspicion in early childhood education. Edelweiss Applied Science and Technology, 8(3), 28-40. https://doi.org/10.55214/25768484.v8i3.1090

Agustin, M. (2022). Bermain bagi Anak Usia Dini: Teori dan Praktik. Bandung: PT. Refika Aditama

Agustin, M., Puspita, R. D., Inten, D. N., & Setiyadi, R. (2021). Early Detection and Stimulation of Multiple Intelligences in Kindergarten. International Journal of Instruction, 14(4), 873-890. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14450a

Hamlin, M & D.B. Wisneski. (2012). Supporting the Scientific Thinking and Inquiry of Toddlers and Preschoolers through Play. YC Young Children, 82 (3), 67.

Veraksa, dkk. 2020. Modern Problem of Childern’s Play: Cultural-Historical Contextâ€. Cultural-Historical Psychology, 16(3), 60-70. https://doi.org/10.1/ch.2020160307

Minarno, E. B. (2017). Integrasi sains-Islam dan implementasinya dalam pembelajaran biologi. In Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri (pp. 664-669).

Novianti, A., & Primana, L. (2022). Faktor-Faktor Keluarga yang Mempengaruhi Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4367-4391. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2628

Amandasari, M. (2021) Integrasi Nilai keislaman Pada Konten Bermain Sains di TK Al-Husna (Bachelor's thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Apriyani, N., Hibana, H., & Suhrahman, S. (2021). Metode Bermain Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 126-140. https://doi.org/10.19109/ra.v5i2.8933

Ardiansyah, A., & Ratnasari, D. (2023). Integrasi Pendidikan Islam Dan Pembelajaran Sains Perspektif Al Quran. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 1741-1761. https://doi.org/10.23969/jp.v8i3.11067

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1-9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Surat Keputusan BSKAP 032/H/KR/2024 tentang revisi capaian pembelajaran PAUD

Creswell, Jhon W. (1998). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Tradition. London: Sage Publications.

Candela, A. G. (2019). Exploring the function of member checking. Qualitative Report, 24(3), 619-628. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2019.3726

Eliamah, W., & Alam, K. (2022). Meningkatnya motivasi belajar anak usia dini (aud) melalui pembelajaran sains. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pengembangan Pembelajaran, 1(2), 71-81.

Fitri, F. (2022). Peningkatkan Proses Membelajaran Sains Pada Anak Usia Dini Menggunakan Metode Bermain. Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 4(2), 342-352. https://doi.org/10.52266/pelangi.v4i2.940

Halamury, M. F. (2022). Buku Ajar Teori Belajar dalam Pembelajaran PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) (Vol. 1). Academia Publication.

Harahap, A. (2018). Integrasi alquran dan materi pembelajaran kurikulum sains pada tingkat sekolah di indonesia: langkah menuju kurikulum sains berbasis alquran. Jurnal Penelitian Medan Agama, 9(1), 21-46. http://dx.doi.org/10.58836/jpma.v0i0.3963

Hidayati, W. R., & Suryana, D. (2021). Peran Guru dalam Mengenalkan Sains pada Anak Usia Dini. Al Hikmah: Indonesia Journal of Early Childhood Islamic Education, 5(1), 73-78.

Salsabila, W. N., Fahmiah, N., Aqila, D. N., Mahardika, I. K., & Bektiarso, S. (2023). PERAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA ANAK USIA DINI. PHYDAGOGIC: Jurnal Fisika dan Pembelajarannya, 5(2), 104-107. https://doi.org/10.31605/phy.v5i2.2201

Jayawardana, H. B. A., Gita, R. S. D., & Silalahi, A. (2022). Analisis Penggunaan Berbagai Macam Media Pembelajaran Sains untuk Anak Usia Dini. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 5(2), 71-75. https://doi.org/10.31537/jecie.v5i2.705

Kadir, A., & Thaba, A. (2024). Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak di Usia Dini (Taman Kanan-Kanak) Melalui Kegiatan Bermain Sains. Journal of Education Research, 5(1), 380-388. https://doi.org/10.37985/jer.v5i1.828

Mirawati, M., & Nugraha, R. (2017). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Berkebun. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 1(1), 13-27. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v1i1.50

Musi, M. A., Bachtiar, M. Y., & Herlina, H. (2022, August). Pelatihan Pembelajaran Sains Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Snppm) Universitas Muhammadiyah Metro (Vol. 4, No. 1, pp. 163-173).

Nufus, S. A. H. (2022). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Anak Usia 4-5 Tahun melalui Permainan Sains Rambatan Warna. Jurnal PAUD Agapedia, 6(1), 59-70. https://doi.org/10.17509/jpa.v6i1.48200

Peraturan Presiden No. 60 tahun 2013 tentang pengembangan anak usia dini holistic-integratif

Purwaningrum, S. (2015). Elaborasi ayat-ayat sains dalam Al-Quran: Langkah menuju integrasi agama dan sains dalam pendidikan. Inovatif: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, Dan Kebudayaan, 1(1), 124-141.

Rahmawati, A., Setoresmi, A. S., Malau, B., Novitasari, D. A., & Munawaroh, F. R. S. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Games Interaktif dalam Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 11(1), 49-61. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v11i1.24671

Rahmawati, R., & Sumedi, S. (2020). Pendidikan Nilai Agama Dan Moral Anak Melalui Kegiatan Bermain Sains. Wisdom: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 158-192. https://doi.org/10.21154/wisdom.v1i2.2375

Ridlo, U. (2023). Metode penelitian studi kasus: teori dan praktik. Publica Indonesia Utama.

Setiawati, G. A. D., & Ekayanti, N. W. (2021). Bermain sains sebagai metode yang efektif dalam pembelajaran sains untuk anak usia dini. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 126-136.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian KUantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Susanty, S., Yudistirani, S. A., Fithriyah, N. H., & Adiwarna, A. (2019, December). Model Dan Metode Pembelajaran Sains Bagi Guru-Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Di Himpaudi Cakung Jakarta Timur. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.

Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan belajar pada anak usia dini. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 159-176. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.257

Winarni, D. S. (2017). Analisis kesulitan guru PAUD dalam membelajarakan IPA pada anak usia dini. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains Dan Matematika, 5(1), 12-22. https://doi.org/10.23971/eds.v5i1.578

Windayani, N. L. I., & Yudaparmita, G. N. A. (2024). Explorasi Potensi Buku Pop-Up Dalam Pembelajaran Sains Untuk Anak Usia Dini. Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 21-30. https://doi.org/10.55115/widyakumara.v5i1.4825

Wortham, S. C. (2006). Early childhood curriculum: Developmental bases for learning and teaching. Fourth Edition. Pearson Education, Inc. New Jersey.

Dawson. (2004). Integrated learning: Planned Curriculum Units. Australia Booksheet Pub.




DOI: 10.24235/awlady.v11i1.18430

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, Indexed By:

  

 

 

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Awlady's Statistic Counter View Here